Konten dari Pengguna

KKN UIN Sunan Kalijaga Dusun Widoro Luncurkan Bank Sampah, dan Workshop Ecobrick

Mahardiyanta

Mahardiyanta

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mahardiyanta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemotongan Pita Sebagai Simbol Peresmian Bank Sampah di Dusun Widoro
zoom-in-whitePerbesar
Pemotongan Pita Sebagai Simbol Peresmian Bank Sampah di Dusun Widoro

Bantul, 16 Juli 2025 — Kelompok 168 KKN UIN Sunan Kalijaga yang bertugas di Dusun Widoro, Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, menggelar kegiatan Launching Bank Sampah, Pembagian Buku Tabungan, dan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick pada Minggu, 13 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Dukuh Widoro, Bapak Joko Raharjo, dan diikuti oleh sekitar 75 peserta yang terdiri dari warga Dusun Widoro dan Kampung Candran.

Pada kegiatan launching Bank Sampah, KKN UIN Sunan Kalijaga berkolaborasi dengan KKN 83 UPN Veteran Yogyakarta. Kolaborasi ini difokuskan khusus untuk mendukung kelancaran proses peresmian Bank Sampah sebagai langkah awal membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, diawali dengan peresmian Bank Sampah dan penyerahan simbolis buku tabungan kepada perwakilan warga. Sebagai tanda resminya launching Bank Sampah Dusun Widoro, kegiatan ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan sampah secara simbolis ke dalam tong sampah oleh Dukuh Widoro, Bapak Joko Raharjo, didampingi oleh Ketua RT 09, Bapak Sudiyono, serta perwakilan dari KKN UIN Sunan Kalijaga dan KKN 83 UPN Veteran Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Bapak Joko Raharjo menegaskan bahwa gerakan Bank Sampah ini tidak boleh berhenti hanya pada acara launching saja. Ke depan, setiap hari Sabtu, mahasiswa KKN dari UIN Sunan Kalijaga dan UPN Veteran Yogyakarta akan bergantian berjaga di Bank Sampah untuk melakukan pendataan sampah warga. Hal ini dilakukan agar program ini berjalan secara konsisten, teratur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bank Sampah ini jangan hanya berhenti di launching saja. Nanti setiap hari Sabtu, mahasiswa KKN UIN dan UPN akan bergantian berjaga untuk mendata sampah warga. Harapannya, kegiatan ini terus berjalan, memberi manfaat bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat Dusun Widoro,” ujar Joko Raharjo.

Sementara itu, Masud Arif, Ketua KKN 168 UIN Sunan Kalijaga juga menyampaikan bahwa kehadiran Bank Sampah ini diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat Dusun Widoro, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.

“Kami berharap bank sampah ini bisa menjadi wadah yang memberi manfaat bagi warga, tidak hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat sosial antarwarga serta memberikan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan sampah tersebut,” terang Masud Arif

Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Dingklik Ecobrick

Setelah launching, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan ecobrick, yaitu memanfaatkan sampah plastik untuk diolah menjadi kursi (dingklik) ramah lingkungan. Dalam sesi ini, warga Dusun Widoro diajarkan secara langsung bagaimana memanfaatkan limbah plastik yang diisi ke dalam botol hingga padat, untuk kemudian digunakan sebagai bahan bangunan alternatif maupun perabot rumah tangga sederhana.

Warga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Melalui program ini, KKN 117 UIN Sunan Kalijaga Kelompok 168 berharap Bank Sampah dan pelatihan ecobrick ini dapat menjadi awal bagi masyarakat Dusun Widoro untuk terus mengembangkan kesadaran lingkungan, kreativitas pengelolaan sampah, dan potensi ekonomi dari hasil daur ulang.