Demokrasi Indonesia dalam Generasi Muda

Mahasiswa Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Matthew Santya Bhakti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu Demokrasi?
Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang mengutamakan rakyat. Kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “demos” yang berarti rakyat dan “kratos” yang berarti kekuasaan atau pemerintahan. Jadi, demokrasi bisa diartikan sebagai pemerintahan yang dijalankan oleh rakyat. Dalam hal ini, rakyat memiliki hak untuk mengambil bagian atau berpartisipasi dalam pengambilan keputusan penting, baik secara langsung (rakyat secara keseluruhan ikut serta dalam pengambilan keputusan) maupun tidak langsung (pengambilan keputusan dilakukan oleh wakil-wakil rakyat melalui lembaga legislatif).
Demokrasi di Indonesia
Indonesia merupakan negara yang menganut sistem pemerintahan secara demokrasi sejak masa Reformasi tahun 1998. Demokrasi yang diterapkan pada sistem pemerintahan Indonesia berlandaskan pada Pancasila. Demokrasi Pancasila menjunjung tinggi nilai-nilai seperti musyawarah mufakat, gotong royong, keadilan sosial, dan keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Demokrasi di Indonesia saat ini sudah mengalami perkembangan dalam beberapa aspek, seperti:
1. Kebebasan Politik
Tersedianya ruang publik yang lebih terbuka supaya masyarakat dapat berpertisipasi dalam bidang politik.
Kebebasan pers dan berekspresi semakin terjamin.
Masyarakat lebih aktif dalam mengawasi kinerja pemerintah.
2. Desentralisasi
Pemilu diselenggarakan dengan lebih transparan dan akuntabel.
Meningkatnya partisipasi Masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu.
Mekanisme demokrasi seperti Pilkada langsung dan pemilihan kepala desa semakin memperkuat peran rakyat dalam menentukan pemimpin mereka.
3. Pemilu yang Lebih Demokratis
Kewenangan yang lebih luas diberikan kepada pemerintah daerah untuk mengelola otonomi daerah.
Masyarakat di daerah lebih dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.
Perkembangan sistem demokrasi di Indonesia ini masih belum sepenuhnya sempurna, karena masih ada tantangan yang harus menjadi perhatian bersama supaya perkembangan demokrasi di Indonesia dapat merata dan menyeluruh dalam berbagai aspek.
1. Politik Uang
Penggunaan politik uang dalam Pemilu masih marak terjadi.
Hal ini dapat memicu praktik korupsi dan mempreteli nilai demokrasi.
2. Hoaks dan Misinformasi
Penyebaran hoaks dan misinformasi di media sosial dapat memecah belah masyarakat dan menghambat proses demokrasi yang sehat.
3. Kesenjangan Sosial
Kesenjangan sosial yang tinggi dapat memicu kekecewaan masyarakat terhadap sistem demokrasi.
Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan provokatif dan anti-demokrasi.
4. Lemahnya Penegakan Hukum
Penegakan hukum yang lemah mengakibatkan orang-orang yang melanggar aturan demokrasi tidak mendapatkan sanksi yang setimpal.
Hal ini dapat menciptakan rasa tidak adil dan memicu demoralisasi masyarakat.
Upaya Memperkuat Demokrasi di Indonesia
Demokrasi di Indonesia sudah mengalami berbagai macam perkembangan dari masa ke masa. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan bahwa tantangan-tantangan untuk mempertahankan demokrasi akan terus ada. Upaya-upaya untuk memperkuat demokrasi harus terus dilakukan oleh seluruh masyarat Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus sama-sama bergotong royong dalam memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Pentingnya Pendidikan Politik
Masyarakat perlu diberikan edukasi tentang pentingnya demokrasi dan bagaimana cara berpolitik yang santun dan bertanggung jawab.
2. Menegakkan Hukum Secara Tegas
Penegak hukum harus bertindak tegas terhadap pelanggaran aturan demokrasi, seperti politik uang, hoaks, dan tindak kekerasan.
3. Memperkuat Peran Masyarakat Sipil
Masyarakat sipil perlu dilibatkan secara aktif dalam mengawasi kinerja pemerintah dan mendorong transparansi dan akuntabilitas.
4. Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Pendidikan yang berkualitas dapat membantu meningkatkan kualitas SDM dan melahirkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan berintegritas, yang penting untuk keberlangsungan demokrasi.
Memperkuat demokrasi di Indonesia harus menjadi perhatian dan tanggung jawab semua pihak. Upaya-upaya dalam memperkuat demokrasi harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak. Dengan demikian, demokrasi di Indonesia akan terus berkembang dan akan semakin kuat.
Peran Generasi Penerus Bangsa
Sebagai calon generasi penerus bangsa, kita perlu turut ambil bagian dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. Upaya-upaya yang di perlukan harus ditanamkan sejak dini supaya upaya yang sudah dilakukan oleh tokoh-tokoh pemerintahan saat ini dapat terus ditingkatkan. Selain itu, kita harus ikut bergotong-royong memberikan upaya melalui berbagai aspek bidang keilmuwan masing-masing dengan kritis, kreatif, dan berintegritas. Dengan demikian, demokrasi Indonesia dapat terus berkembang dari generasi ke generasi, serta aspek-aspek pendukung lainnya juga dapat berkembang sesuai dengan porsinya masing-masing.
Kesimpulan
Demokrasi di Indonesia masih dalam tahap perkembangan. Perlunya komitmen, dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada. Sehingga, demokrasi di Indonesia dapat semakin kokoh dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, partisipasi dari segenap rakyat Indonesia dan calon-calon pemimpin negara di masa depan sangat diperlukan untuk terus mempertahankan dan memperkuat demokrasi di Indonesia.
