Konten dari Pengguna

Kengerian Rumah Sakit Blitar

Maualana Fahmi

Maualana Fahmi

Mahasiswa Universitas Muhammadiyyah Malang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Maualana Fahmi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

from : Camera Capture
zoom-in-whitePerbesar
from : Camera Capture

Judul : Kisah Tanah Jawa : Unit Gaib Darurat

Penyusun : Tim Kisah Tnah Jawa

Penerbit : Gagas Media, Jakarta

Cetakan : 1/ Desember 2019

Tebal Buku : vi + 160 Halaman

Dimensi : 13 cm x 19 cm

Harga Buku : Rp 66.000,00

Peresensi : Maulana Fahmi D. F /067/Farmasi B

Kisah Tanah Jawa, adalah sebuah buku yang sudah memiliki beberapa seri, salah satunya Unit Gaib Darurat ini. Buku ini disusun oleh tim KTJ yang melakukan investigasi langsung tentang kisah-kisah mistis, dan sejarah yang berada di Tanah Jawa. Buku ini diterbitkan oleh Gagas Media pada tahun 2019. Hari Kurniawan adalah orang yang menggagas terbentuknya tim KTJ.

Buku ini berjudul Kisah Tanah Jawa : Unit Gaib Darurat, tentu saja apa yang kita pikirkan setelah melihat judul dan covernya adalah kejadian-kejadian yang berada di sebuah rumah sakit. Tepatnya di rumah sakit Blitar yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda pada tahun 1942. Rumah sakit ini dibangun pada tahun 1940-an dan hanya bangunan depannya saja yang dibangun. Di rumah sakit ini banyak sekali hal-hal yang ganjil dan gaib, seperti suster ngesot, sirine ambulance yang tiba-tiba berbunyi sendiri, kakek tua penunggu sumur dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun di rumah sakit ini tidak semua makhluknya berenergi negative tapi ada juga yang positif.

Di rumah sakit ini diceritakan ada seorang bernama Frederick, dia adalah seorang dokter keturunan Belanda yang pergi ke Hindia Belanda mengikuti kedua orang tuanya yang telah pergi terlebih dahulu. Dr. Federick mengenyam pendidikannya di Belanda selama 9 tahun dan juga sempat bersekolah di STOVIA ( School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) dari 1930-1935, dia dalah sosok dokter yang sangat baik, membantu orang tanpa melihat latar belakang, sosial-ekonomi,ataupun pandangan politik ( hal 41). Dia bekerja di rumah sakit tersebut dengan sangat baik dan senang, namun setelah tantara Jepang datang, mereka memaksa Dr. Frederick untuk bekerja lebih keras hingga dia pun jatuh sakit dan sebelum dia meghembuskan nafas terakhirnya dia berpesan “Tolong tulislah. Kau hanya perlu menulis sebelum kami disini lebih menderita” (hal 46)

Rumah sakit ini juga menjadi saksi bisu kekejaman dari tentara Jepang. Banyak para tenaga Kesehatan yang disiksa, diperkosa bahkan hingga dibunuh, dikarenakan kebanyakan pasien dan juga tenaga Kesehatan yang berada di rumah sakit tersebut berasal dari para pejuang pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air). Seperti contoh kisah tentang suster ngesot yang menjadi korban dari kekejaman tentara jepang, Ketika kita membaca buku ini dijelaskan bahwa adanya qarin dari suster ngesot dikarenakan dia tidak terima akan kematian yang ia terima. Dia meninggal akibat tentara jepang yang menyiksanya dengan memukul dan menendang kakinya serta menembak kaki sebelah kanan miliknya hingga meninggal dunia akibat kehabisan darah.

Rumah sakit yang di labeli sebagai rumah sakit paling kelam di Indonesia ini banyak sekali memiliki hal-hal yang berbau mistis, sebagai contoh disini penulis sedikit mengigatkan kita akan kejadian mistis yang sempat ramai pada tahun 2012 silam. Diceritakan ada sepasang suami istri yang tengah belanja untuk kebutuhan anak mereka yang akan segera lahir. Setelah selesai berbelanja merakapun menyempatkan diri untuk makan di warung pinggir jalan, setelah selesai merekapun pulang namun tiba-tiba perut sang istri merasa sakit karena tanda-tanda akan melahirkan, dengan sangat panik langsung saja sang suami bergegas mencari sebuah rumah sakit. Setelah sekian lama mencari ketemu lah sebuah rumah sakit. Seperti pada rumah sakit umum lainnya, kedatangan mereka langsung disambut oleh para suster yang dengan sigap menangani. Singkat cerita sang anak merekapun terlahir dengan selamat, namun anehnya tidak ada tegur sapa ataupun ucapan selamat dari dokter dan para suster,ada saat itu meraka belum menyadari hal janggal tersebut akhirnya sang suami pun pulang untuk mengambil keperluan istrinya, namu esok harinya sang suami terkejut Ketika sampai di rumah sakit karena melihat tempat tersebut sangat sepi dan tidak ada orang sama sekali, dia pun berlari menelusuri semua ruangan yang ada untuk mencari istrinya karena dia tidak menemukannya di tempat sebelumnya, namu setelah lama mencari dia masih tidak dapat menemukan istrinya. Dia ingat ada satu ruangan yang belum dia periksa yaitu kamar mayat, sang suami membuka pintunya dengan perlahan, dan dia menemukan sang istri tengah terduduk smabil menggendong bayinya, untung saja mereka selamat hnaya saja psikis dari sang istri mersakan syok yang luar biasa.

Buku ini sangat menarik dan juga kata-katanya yang mudah sekali di pahami, dan dengan membaca cerita ini kita bisa menambah wawasan kita tentang sejarah di Indonesia ini khusunya di tanah jawa buku ini juga cukup murah dan sangat mudah untuk membelinya, kita bisa membelinya di toko-toko buku terdekat dan juga online shop, ilustrasinya juga beragam dan juga berwarna jadi kita bisa dengan jelas melihat dan baik gambar tersebut

Tentu dengan adanya kelebihan juga juga pasti ada kekurangannya. Buku ini tidak memiliki daftar isi sehingga kita akan sulit untuk mencari halaman yang ingin kita baca.

Buku ini sangat cocok bagi pembaca yang menyukai genre horror dan berbau mistis. Buku ini juga khusus untuk pembaca usia 17 tahun keatas, bagi orang-orang yang memiliki rasa takut akan hal yang berbau mistis dan horror sangat tidak disarankan karena akan menggagu psikis orang tersebut. Buku ini mengiagatkan kita agar lebih banyak bersyukur karena negri kita Indonesia ini telah merdeka dan tidak mengalami hal-hal yang mengerikan seperti masa zaman penjajahan.