Kata Siapa Anak Organisasi Tidak Bisa Mendapatkan IPK Bagus?

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Maudy Saphira tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organisasi dan akademik mana yang lebih penting? Mungkin menjadi hal pertimbangan bagi sebagian orang. Mereka yang ingin terjun ke dalam organisasi, mungkin akan kebingungan di awal dalam menentukan pilihannya apakah ikut atau tidak.
Sebenarnya kalau kita sebagai mahasiswa dapat menyeimbangkan keduanya, mengapa kita harus memilih salah satunya. Memang tujuan utama kita masuk universitas adalah untuk belajar secara formal yaitu kuliah. Tetapi tidak salah juga kita belajar secara informal dengan cara mengikuti organisasi yang ada.
Organisasi memberikan pengalaman yang tidak didapatkan ketika kita belajar akademik, karena banyak hal-hal baru yang kita dapatkan di sana. Di dalam organisasi kita belajar yang namanya manajemen waktu, soft skill, bersosialisasi, menambah relasi, mengisi waktu luang dengan hal positif.
Menyeimbangkan waktu antara akedemik dan organisasi itu sangat diperlukan agar kita juga mendapatkan IPK dan pengalaman organisasi yang baik juga. Tetapi yang harus tetap di perhatikan adalah organisasi seperti apa yang dapat membuat kita dapat lebih berkembang menjadi lebih baik lagi, setidaknya yang akan mendukung karier kalian ke depannya, agar waktu yang kalian luangkan itu tidak sia-sia.
Manfaat Ikut Organisasi
1. Rasa tanggung jawab
Ketika ikut organisasi kita belajar yang namanya tanggung jawab lebih, kenapa? Karena harus pintar membagi waktu antara akademik dan organisasi. Menjadikan tanggung jawab diri sendiri bagaimana kita tetap mendapatkan IPK bagus di tenggah sibuknya kegiatan organisasi yang sedang diikuti.
2. Meningkatkan percaya diri
Kalian masih merasa suka kurang percaya diri terhadap diri kalian sendiri, dengan terjun ke dalam kegiatan organisasi ini bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri kalian, karena belajar yang namanya berbicara di depan, mengemukakan pendapat, bersosialisasi dengan banyak orang. Kepercayaan diri ini bisa terus terasah kalau terus belajar.
3. Melatih public speaking
Pastinya di setiap organisasi kita akan dituntut untuk selalu berbicara, contoh kecilnya itu ketika punya sebuah program kerja tentunya harus mempresentasikannya di depan banyak orang. Dengan seringnya terlatih berbicara di depan juga dapat melatih public speaking lebih baik lagi.
4. Waktu luang menjadi lebih bermanfaat
Kalau kalian jadi mahasiswa kupu-kupu itu sangat disayangkan kalau selesai kuliah tidak ada kegiatan positif lagi, lebih baik memanfaatkannya dengan ikut organisasi yang di mana di dalamnya terdapat kegiatan yang seru, belajar leadership, planning, dll. Tetapi yang harus kalian pertimbangkan juga organisasinya baik atau tidak.
5. Menambah relasi
Kalian anak rantau, pastinya belum punya banyak teman di awal masuk perkuliahan. Dengan mengikuti suatu organisasi itu dapat menambah relasi pertemanan kalian. Pertemanan yang kalian dapatkan itu tidak itu-itu saja jadinya. Dengan semakin banyaknya relasi pertemanan, bisa semakin banyak juga pandangan-pandangan dapatkan.
6. Melatih yang namanya kerja sama
Setiap program kerja yang nantinya akan dilaksanakan pastinya ada dulu yang namanya diskusi dengan antar anggota organisasi, dari sini kita terasah bagaimana kita bekerjasama dengan baik hingga menghasilkan, hasil akhir yang memuaskan.
7. Meningkatkan kreativitas
Kreativitas kita yang selama ini mungkin terpendam, itu bisa meningkat dengan terus terlibat dalam suatu kegiatan yang dilaksanakan di sebuah organisasi tersebut. Ide-ide yang kita rancang dalam membuat suatu program kerja itu pastinya membutuhkan kreativitas dari setiap anggotanya.
Tidak dipungkiri mengikuti sebuah organisasi di perkuliahan itu seru, asalkan kalian pintar dalam membagi waktu antara organisasi dan akademik. IPK tetap baik, dan pengalaman organisasi tetap berjalan juga.
Tips Membagi Waktu antara Organisasi dan Akademik
1. Membagi skala prioritas
Penting sekali buat kalian yang mengikuti organisasi itu dapat membagi dulu prioritas yang sedang kalian jalani. Cara membagi skala prioritas adalah Pertama, kalian harus melihat mana yang harus lebih dahulu dikerjakan.
Kedua, pertimbangkan dampak apa yang akan kalian dapatkan kalau kalian mendahulukannya. Ketiga, pertimbangkan waktunya. Mana yang lebih cepat dan lebih berdampak besar untuk ke depannya. Keempat, kalian membuat agenda apa saja yang harus kalian kerjakan, agar mengetahui prioritasnya.
2. Membuat jadwal
Penting bagi kita yang aktif di organisasi itu membuat jadwal kegiatan yang akan kerjakan, agar bisa membagi waktu antara akademik dan organisasi.
3. Membuat to-do-list
Kamu mungkin sedang kebingungan dalam membagi waktu antara tugas akademis dan kegiatan yang sedang dilakukan di organiasi. Kalian harus membuat memo/catatan untuk mengetahui apa saja yang tugas sudah dikerjakan dan belum. Dengan cara ini kalian jadi lebih teratur dan menyelesaikannya dengan satu persatu.
4. Disiplin
Disiplin itu sangat penting agar kalian tetap bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan apa yang sudah kalian rencanakan. Jangan sampai kalian sudah mengatur jadwal tetapi kalian sendiri yang tidak menepati itu.
Jangan pernah menunda pekerjaan kalian sampai sudah mendekati deadline, karena akan membuat kalian keteteran sendiri. Displin di sini bukan hanya perihal tanggung jawab pekerjaan saja tetapi kalian juga harus disiplin waktu.
5. Istirahat yang cukup
Meskipun kalian ingin aktif di antara akademis dan organisasi, bukan berarti kalian melupakan istirahat yang cukup. Kalau kalian terlalu menunda-nunda istirahat itu juga akan mempengaruhi Kesehatan kalian ke depannya. Istirahat yang cukup itu perlu karena kalian perlu tenaga untuk menghadapi tugas kuliah dan organisasi dengan baik ke depannya.
Kuliah memang untuk belajar dan menjadikannya kewajiban, yang namanya kewajiban itu harus tetap dilaksanakan, tetapi tidak ada salahnya juga mengikuti organisasi sebagai tempat pendukung belajar kalian.
Semoga kalian tidak merasa kebingungan lagi memilih antara organisasi dengan akademik. Tetap berproses mencari pengalaman baik yang ingin kalian dapatkan tanpa memilih salah satunya, dan tetap lakukan hal-hal positif lainnya.
