Mahasiswa KFO dari FPOK UPI Membantu Proses Verifikasi Atlet KONI Tangsel

Mahasiswa Univeritas Pendidikan Indonesia
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Maulana Kamal Husnaini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tangerang Selatan, 23 Juni 2025 — Dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Banten tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan terus melakukan langkah strategis, salah satunya adalah proses verifikasi data atlet. Menariknya, dalam proses ini, sejumlah mahasiswa dari Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO) Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut dilibatkan secara aktif.

Mahasiswa KFO FPOK UPI yang tengah menjalani program magang di KONI Tangsel diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pendataan dan verifikasi calon atlet pada tanggal 10 April - 12 April 2025 yang akan dipersiapkan menuju PORPROV Banten 2026. Kegiatan ini mencakup pengecekan data administratif, validasi keabsahan prestasi, hingga keterlibatan langsung dalam monitoring latihan dan potensi cabang olahraga yang berprestasi.
“Kehadiran mahasiswa dari KFO FPOK UPI sangat membantu kerja tim kami. Mereka tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga langsung praktik di lapangan dan memahami bagaimana proses pembinaan dan seleksi atlet dilakukan,” ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Tangerang Selatan, R.Sukma Aji Abimanyu, SH.
Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman berharga melalui interaksi dengan pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet. Dengan bimbingan dari pihak KONI, mereka belajar bagaimana menilai kesiapan atlet secara fisik dan administrasi sesuai standar kompetisi daerah.
Salah satu mahasiswa magang, Kamal, mengungkapkan bahwa keterlibatan dalam proses verifikasi ini memberikan gambaran nyata mengenai dunia kepelatihan dan manajemen olahraga daerah. “Saya jadi tahu bagaimana proses awal menuju keikutsertaan atlet di event sebesar PORPROV, mulai dari seleksi administratif sampai evaluasi prestasi,” ungkapnya.
KONI Tangerang Selatan menargetkan proses verifikasi atlet selesai pada pertengahan 2025 agar program pelatihan dan pembinaan berjalan lebih fokus dan efektif. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga olahraga dalam membangun prestasi daerah.
"Secara garis besar, kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa magang. Mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui praktik langsung di lapangan. Kami juga membuka kesempatan bagi mahasiswa lain untuk dapat melaksanakan program magang di KONI." ujar Ketua Umum KONI Tangerang Selatan, Letkol (Purn) M. Hamka Handaru, S.IP. MBA.
Dengan keterlibatan mahasiswa dalam program semacam ini, diharapkan lahir generasi pelatih dan manajer olahraga yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan di dunia kerja olahraga profesional.
