Beasiswa Sang Surya LAZISMU UM Surabaya: Lebih dari Sekadar Bantuan Pendidikan

Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari maulida hida tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya pendidikan masih menjadi tantangan bagi sebagian mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Oleh karena itu, beasiswa tidak hanya berfungsi sebagai bantuan finansial, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program Beasiswa Sang Surya yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).
Pada 21 Oktober 2026, Kantor Layanan (KL) LAZISMU UM Surabaya menyalurkan Beasiswa Sang Surya Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 senilai Rp130.000.000,00 kepada 73 mahasiswa penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Khoory UM Surabaya. Penyaluran beasiswa dipimpin oleh Kepala KL LAZISMU UM Surabaya, Gandhung Fajar Panjalu, S.H.I., M.H.I. Program ini mencakup tiga jenis bantuan, yaitu Sang Surya Scholarship bagi mahasiswa reguler, Sang Surya Living Cost untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mahasiswa internasional, dan Sang Surya Charity bagi dua mahasiswa asal Sudan yang keluarganya terdampak konflik bersenjata.
Rektor UM Surabaya, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat.
Salah satu hal yang menarik dari program ini adalah cakupan penerimanya yang tidak terbatas pada mahasiswa reguler. Melalui program Living Cost dan Charity, LAZISMU juga memberikan perhatian kepada mahasiswa internasional, termasuk dua mahasiswa asal Sudan yang keluarganya terdampak konflik bersenjata. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap mahasiswa dengan latar belakang dan kebutuhan yang beragam.
Sebagai penerima Beasiswa Sang Surya Batch 10, saya merasakan langsung manfaat bantuan tersebut. Saya merupakan mahasiswa semester tiga Program Studi Ilmu Hukum UM Surabaya. Ayah saya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibu saya merupakan ibu rumah tangga. Dalam kondisi tersebut, bantuan sebesar Rp2.000.000,00 yang saya terima sangat berarti untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan saya.
Sebelum mendaftar, saya sempat merasa ragu karena menganggap diri saya belum memiliki prestasi yang menonjol. Saya membayangkan banyak mahasiswa lain yang memiliki pencapaian lebih banyak. Namun, saya akhirnya memberanikan diri untuk mencoba. Setelah melalui proses seleksi, saya dinyatakan sebagai penerima beasiswa pada 16 Oktober 2026.
Pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa keraguan tidak seharusnya menjadi alasan untuk melewatkan kesempatan. Meskipun hasil dari setiap usaha tidak selalu dapat dipastikan, keberanian untuk mencoba dapat membuka peluang untuk berkembang dan belajar dari setiap proses yang dijalani.
Menurut saya, Beasiswa Sang Surya merupakan program yang patut diapresiasi dan dilanjutkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mahasiswa, program ini menunjukkan kepedulian terhadap penerima manfaat dari latar belakang yang beragam. Informasi pendaftaran yang mudah diakses, persyaratan yang jelas, dan proses seleksi yang transparan juga penting agar kesempatan memperoleh beasiswa semakin terbuka bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Bagi saya, beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk kepedulian dan kepercayaan yang disertai tanggung jawab. Dukungan tersebut memotivasi saya untuk belajar lebih tekun, mengembangkan kemampuan, dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Saya ingin menjadikan bantuan ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat.
Saya berharap Beasiswa Sang Surya terus berkembang dan menjangkau lebih banyak mahasiswa, baik dari Indonesia maupun luar negeri. Dukungan terhadap pendidikan tidak hanya membantu mahasiswa menghadapi tantangan selama masa perkuliahan, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk mempersiapkan masa depan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada akhirnya, beasiswa bukan hanya tentang bantuan yang diterima, tetapi juga tentang kesempatan, kepedulian, dan tanggung jawab untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Bagi saya, Beasiswa Sang Surya menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha dan bahwa keberanian untuk mencoba dapat menjadi langkah awal dalam meraih masa depan yang lebih baik.
