Konten dari Pengguna

Bergerak Sehat, Mengajar Berkualitas: Pencegahan MSDs di SD Negeri 1 Tempak

Mazaya Adhika

Mazaya Adhika

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Diponegoro

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mazaya Adhika tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Potret KKN Tim 2 Undip bersama Guru SD Negeri 1 Tempak
zoom-in-whitePerbesar
Potret KKN Tim 2 Undip bersama Guru SD Negeri 1 Tempak

Desa Tempak, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang – (26/07/2024). Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas para tenaga pengajar di SD Negeri 1 Tempak, tim 2 KKN 2024 Universitas Diponegoro telah menyelenggarakan pelatihan mengenai pencegahan gangguan muskuloskeletal (MSDs). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya menjaga postur tubuh yang benar dalam aktivitas sehari-hari, khususnya bagi para guru yang sering berdiri atau duduk di kursi dalam waktu yang lama.

Selama pemaparan, pengajar diberikan materi mengenai pengertian MSDs, berbagai jenis gangguan yang termasuk dalam MSDs, serta faktor-faktor risiko yang dapat memicu terjadinya gangguan tersebut. Selain itu, juga memberikan demonstrasi mengenai postur tubuh yang benar saat duduk, berdiri, dan mengangkat beban. Sebagai bentuk aplikasi langsung, peserta diajak untuk melakukan senam ergonomi yang dirancang khusus untuk mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

Beberapa topik yang dibahas dalam sosialisasi ini meliputi:

1. Pengenalan tentang Ergonomi: Para peserta diberikan pemahaman tentang apa itu ergonomi dan pentingnya menerapkannya untuk mencegah masalah kesehatan tulang-belakang dan otot.

2. Bahaya Postur Tubuh Buruk: Para remaja diberi informasi tentang bahaya postur tubuh yang buruk, terutama yang berhubungan dengan penggunaan gadget, posisi duduk yang salah, dan beban berat yang tidak sesuai dengan kemampuan tubuh.

3. Latihan Postur Tubuh Ergonomis: Para peserta diajak untuk mengikuti beberapa latihan dan gerakan sederhana yang dapat membantu memperbaiki postur tubuh mereka. Ini melibatkan latihan peregangan, kekuatan inti, dan perbaikan postur saat beraktivitas.

4. Praktik Sehari-hari: Peserta juga diberi contoh bagaimana menerapkan prinsip-prinsip ergonomi dalam aktivitas sehari-hari seperti menggunakan gadget, duduk, berdiri, atau membawa beban.

Sebagai output dari pelatihan ini, setiap pengajar mendapatkan leaflet berisi ringkasan materi yang telah disampaikan, termasuk informasi mengenai MSDs, penyakit yang diakibatkannya, dan contoh-contoh postur tubuh yang salah beserta yang benar Ketika sedang bekerja. Leaflet ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para guru untuk menerapkan postur tubuh yang baik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Pelatihan Peregangan dan Senam Ergonomi oleh Tim KKN 2 Undip 2024

Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru dapat lebih peduli terhadap kesehatan tubuh mereka dan mampu mencegah terjadinya MSDs. Selain itu, kami juga berharap para guru dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada siswa-siswa mereka, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih sehat dan mendukung pembelajaran yang optimal.

Penulis : Mazaya Adhika Indrasari

Dosen Pendamping : Dr. Aminah, S.H., M.Si

Lokasi KKN : Desa Tempak, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang