Konten dari Pengguna

Di Tangan Enon, Barang Bekas Bisa Jadi Nilai Ekonomis

Johan Adriansyah

Johan Adriansyah

Portaljabar.net

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Johan Adriansyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di Tangan Enon, Barang Bekas Bisa Jadi Nilai Ekonomis
zoom-in-whitePerbesar

CIREBON - Jangan mengira loh, salah satu barang bekas yakni drum bisa di sulap menjadi furniture. Drum bekas yang dianggap sebagian orang hanya sebagai tempat sampah.

Namun, di tangan orang kreatif mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah yang menjanjikan, serta dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.Seperti yang satu ini, siapa sangka, dari limbah drum yang jarang dimanfaatkan orang, di tangan Suhanan (41), pria asal RT 07 RW 02, Blok Karang Desa, Desa Cengkoak, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon ini, mampu menjadi macam-macam furniture yang memiliki karya seni menarik.Pria yang akrab disapa Enon ini menamakan hasil karya seninya dengan “Tongtongenon Galeri”. Berawal dari pemikiran dan mempunyai ide  mencoba memanfaatkan drum bekas dimanfaatkan menjadi dunia usaha bisnis.Kemudian  berjalan sediki demi sedikit berkat dukungan dari teman teman, hingga kini ia menggeluti usahanya itu, sudah  banyak pesanan dari masyarakat di daerahnya dan wilayah sekitar seperti Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Indramayu, Majalengka. Bahkan, sudah keluar kota.“Selama ini drum digunakan dan dimanfaatkan untuk tempat-tempat sampah. Memang itu ada nilai ekonomis, saya coba buat drum itu menjadi karya seni yang menarik seperti kursi meja dan yang lainnya,” ujar Enon kepada Portaljabar.net,Minggu (18/2/2018).

Tak hanya meja dan kursi yang dibuat Enon, dari drum bekas yang ia dapat beli dari limbah-limbah pabrik, berbagai macam furniture lain seperti lemari, tempat cuci piring, rak buku, tempat tidur bayi, dan masih banyak lagi, yang tentu tergantung pesanan para konsumen.Menurut Enon, ia mengaku tak kesulitan untuk mendapatkan bahan baku drum tersebut, sebab limbah drum dari pabrik-pabrik di Kabupaten Cirebon pun sangat banyak dan kurang dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di daerah ini. Namun, ia mengaku, yang menjadi tantangan bagi dirinya ialah tatkala membuat pesanan yang baru atau belum pernah dibuatnya.“Kalau tantangan pastinya ada.

Terutama untuk menciptakan kreasi yang baru. Maka setiap harinya saya akses di internet supaya bisa saya aplikasikan untuk dibuat kursi dan meja, serta furniture lainnya,” kata Enon.

Harapannya usaha yang saya bangun ini, mampu menjadi motivasi bagi teman-teman muda lain untuk berkreasi, dalam menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mampu mendorong dalam dunia bisnis," pungkasnya.(Johan /Portaljabar.net)