Konten dari Pengguna

Dospulkam SKHB IPB University Bangun Kebun Koleksi Tanaman Obat Ternak

Tim Dosen Pulang Kampung SKHB IPB University membangun kebun koleksi tanaman obat di ATP IPB University untuk mendukung kesehatan manusia dan ternak.

Kebun koleksi tanaman obat untuk ternak dan manusia | Sumber: LPA2I IPB University
zoom-in-whitePerbesar
Kebun koleksi tanaman obat untuk ternak dan manusia | Sumber: LPA2I IPB University

Hampir setiap keluarga di Indonesia mengenal binahong, sirih, atau kumis kucing. Namun, pemanfaatannya kerap hanya berdasarkan kebiasaan, tanpa pemahaman soal bagian tanaman yang tepat, cara pengolahan, dan takarannya. Berangkat dari kondisi itu, tim dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University memulai program Dosen Pulang Kampung bertajuk "Pengembangan dan Koleksi Tanaman Obat untuk Kesehatan Manusia dan Ternak" di Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB University.

"Kebun koleksi ini kami bangun agar pengetahuan itu punya landasan ilmiah dan bahannya tersedia dengan mutu yang terjaga," ujar ketua tim, Dr. Bayu Febram Prasetyo, S.Si., Apt., M.Si. Program ini berlangsung dari Agustus hingga November 2026.

Kebun Koleksi Tanaman Obat, Sumber Herbal Terstandar dan Pusat Edukasi

Kebun koleksi di ATP IPB University dirancang sebagai sumber bahan herbal terstandar sekaligus pusat edukasi bagi masyarakat dan peternak. Tim menetapkan sepuluh tanaman prioritas berdasarkan manfaat yang dikenal luas di masyarakat:

Tanaman Pemanfaatan yang dikenal

  1. Binahong: Membantu penyembuhan luka

  2. Kumis kucing: Peluruh kencing, dikenal untuk membantu masalah batu ginjal

  3. Bunga telang: Sumber antioksidan

  4. Daun sirih: Antibakteri dan antiseptik alami

  5. Kunyit Antiradang: penambah nafsu makan pada ternak

  6. Temulawak: Menjaga fungsi hati, penambah nafsu makan

  7. Jahe: Menghangatkan tubuh, meredakan mual

  8. Sambiloto: Menjaga daya tahan tubuh, antiradang

  9. Lidah buaya: Membantu penyembuhan luka dan luka bakar ringan

  10. Kelor: Sumber nutrisi, pakan tambahan ternak

Kolaborasi Dosen, Mahasiswa, dan Pengelola ATP IPB University

Program ini dijalankan oleh tim lintas keahlian dari SKHB IPB University. Selain Dr. Bayu sebagai ketua, tim beranggotakan Dr. drh. Ridi Arif, drh. Vetnizah Juniantito, Ph.D., APVet., dan Dr. Rini Madyastuti Purwono, S.Si., Apt., M.Si. Dua mahasiswa, Daffa' Rizal Dzulfaqaar Alauddin dan Nurinda Sari, turut dilibatkan sejak awal.

Program diawali rapat koordinasi dan survei lahan bersama pengelola ATP IPB University pada [tanggal]. Pada tahap ini, tim memetakan lahan koleksi di kawasan ATP serta menganalisis kondisi tanah dan sumber air sebagai dasar penanaman.

Manfaat Ganda untuk Kesehatan Manusia dan Ternak

Keunggulan kebun ini terletak pada sasarannya yang ganda. Menurut Dr. drh. Ridi Arif, sebagian tanaman yang dipilih juga relevan untuk kesehatan hewan.

"Binahong dan sirih, misalnya, bisa dikembangkan untuk penanganan luka dan menjaga kebersihan pada ternak. Karena itu, kebun ini sejak awal dirancang untuk dua sasaran, yaitu manusia dan ternak," katanya.

Melalui tahapan tersebut, kebun koleksi tanaman obat di ATP IPB University diharapkan menjadi rujukan pemanfaatan herbal yang tepat dan berlandaskan ilmu bagi masyarakat dan peternak.