OVOC International IPB University Raih Juara 2 Sustainability PR PERHUMAS
Tulisan dari Media LPA2I IPB University tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
OVOC International IPB University berhasil menyabet Juara 2 dalam penyelenggaraan PR Excellence Awards 2026 pada kategori Sustainability PR Program.

Ajang yang digagas Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) ini mengapresiasi upaya OVOC International, program community development unggulan LPA2I IPB University, dalam memperluas jangkauan informasi, memperkenalkan capaian, dan membangun kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan OVOC International. Bagi kami, komunikasi bukan sekadar menyampaikan kegiatan, tetapi juga membangun kepercayaan, memperluas kolaborasi, dan menunjukkan dampak nyata program bagi masyarakat. Kami berharap OVOC dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang menghubungkan potensi desa dengan jejaring dan peluang di tingkat internasional,” ujar Dr. Handian Purwawangsa, Inisiator Program OVOC sekaligus Kepala LPA2I IPB University.
Pengembangan Kapasitas Jadi Kunci Keberlanjutan Program OVOC Internasional
Program One Village One CEO (OVOC) IPB University diselenggarakan sejak tahun 2018. Pada tahun 2026, dikembangkan menjadi OVOC Internasional sebagai implementasi rencana strategis IPB, yaitu Global Engagement.
Pada 2026, IPB University mendorong pengembangan OVOC ke skala internasional sebagai bagian dari milestone Global Engagement. Dengan dukungan potensi jejaring global IPB pada tahun 2025, mencakup 1.526 mahasiswa internasional dari 81 negara. OVOC diharapkan memperkuat jejaring mahasiswa dan alumni global, riset kolaboratif, serta keterlibatan industri sekaligus memperkenalkan program unggulan IPB kepada komunitas internasional.
Tantangan OVOC adalah memastikan kegiatan internasional mampu mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta. Melalui kegiatan inbound dan outbound, OVOC International memberikan pengalaman belajar langsung sekaligus memperluas wawasan peserta melalui interaksi lintas budaya. Untuk itu, diperlukan strategi komunikasi yang mampu mendorong perubahan tersebut, dan memastikan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh dapat ditransformasikan dan diterapkan kembali di daerah asal masing-masing.
Program Komunikasi OVOC Internasional
Guna mencapai tujuan program, OVOC Internasional membutuhkan strategi komunikasi yang tepat sasaran. Penguatan potensi desa dan jejaring global menjadi orientasi pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan sosial dan inovasi. Berorientasi pada pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan sosial dan inovasi, OVOC menerapkan pendekatan tatap muka (face-to-face) melalui berbagai kegiatan, seperti The Global CEO, CEO School, CEO Incubation, CEO On Camp, CEO On Field, dan Inbound International Activity.
OVOC International juga turut menyambangi langsung Negara China, Jepang, Korea Selatan, Belgia, Swiss, Belanda, Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk memperkenalkan produk unggulan OVOC kepada dunia, mencari akses pasar baru, membangun jejaring bisnis, mengumpulkan academic dan market insight, membuat diplomasi perdagangan serta akses buyer dan supply chain, hingga menggaet langsung peserta dari mancanegara.
Melalui pendekatan komunikasi melalui jejaring dunia maya. Publikasi aktivitas dan capaian kegiatan terbukti mampu meningkatkan engagement dan eksposur OVOC sebagai program unggulan hingga berhasil menarik kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam negeri maupun mancanegara.

