NUJABA Institute: Ridwan Kamil Cocok Berpasangan dengan Daniel Muttaqien
Tulisan dari Mediajabarcom tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pergerakan politik menjelang Pemilukada tahun 2018 yang diselenggarakan secara serentak diseluruh Indonesia, termasuk di Jawa Barat mulai terasa
Hal tersebut terlihat dari memunculkan figur-figur muda yang diharapkan mampu membawa perubahan kepemimpinan dalam pemerintahan.
Jawa Barat sebagai daerah penyangga Ibu Kota dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi harus memberikan terobosan baru dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Termasuk dalam upaya pembaharuan dalam model kepemimpinan yang akseptibile.
Untuk mewujudkan hal tersebut Direktur NUJABA Institute Subang, Ahmad Baedhowie memberikan gambaran untuk Pemimpin Jawa Barat ke depan idealnya keterpaduan antara figur pemimpin Priangan dan Pantura.
“Kenapa demikian? Sosok pemimpin dari priangan yang berkarakter lembut menjadi pengayom yang mampu mendengarkan aspirasi dari masyarakat untuk membangun Jawa Barat,” kata Ahmad Baedhowie kepada Mediajabar.com, Kamis (31/8/2017).
Sedangkan figur pemimpin dari Pantura, Baedhowie menggambarkan progresifitas dalam melaksanakan pembangunan. Keterpaduan karakter pemimpin inilah yang diharapkan akan menjawab tantangan pembangunan di Jawa Barat kedepannya.
Sosok pemimpin dari Priangan ada pada diri Wali Kota Bandung yaitu Ridwan Kamil, yang sudah mendeklarasikan diri akan maju pada Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018.
“Trackrecord memimpinnya dapat dilihat dalam pencapaian pembangunan di Kota Bandung yang saat ini beliau pimpin. Ridwan Kamil berhasil menciptakan membangun Kota Bandung menjadi lebih tertata,” katanya.
Selengkapnya klik mediajabar.com

