Konten Media Partner

Kafe di Pamekasan Usung Konsep Literasi dan Konseling

mediamadura.com verified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kafe di Pamekasan Usung Konsep Literasi dan Konseling
zoom-in-whitePerbesar

Pamekasan, (Media Madura) - Lumrahnya, kafe didirikan untuk bisnis murni tanpa mengusung konsep edukasi dan sosial. Tetapi kafe Hoja, yang terletak di jalan Jokotole nomor 125 Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur ini justru mengusung konsep literasi dan konseling.

Pengelola Cafe & Resto Hoja, Jamaluddin menuturkan, konsep tersebut diusung lantaran kafe sudah menjadi hal yang tidak terpisahkan dengan dunia mahasiswa, sehingga ia mendirikan kafe untuk menjadi tempat membaca dan berdiskusi mahasiswa.

"Jadi mahasiswa atau masyarakat luas bisa menikmati kopi sambil membaca buku dan berdiskusi di sini, apalagi di sini free wifi," kata Jamaluddin yang saat ini aktif sebagai dosen di STAIN Pamekasan ini.

Dikatakan, selain kafe literasi, kafenya juga bisa menjadi tempat konseling masalah-masalah sosial, khususnya mahasiswa dalam hal kreativitas dan karya. "Mahasiswa yang ingin bisa menulis, baik tulisan fiksi maupun nonfiksi bisa kita arahkan dan kita bimbing," ulasnya.

Secara filosofis, kata Jamal, nama cafe & resto Hoja terinspirasi dari filsuf Nasruddin Hoja, ahli filsafat Islam. "Kafe ini juga mengusung tema 'memadukan selera mencipatakan persahabatan'," ulasnya saat ditemui usai pembukaan kafe tersebut.

Selain menyediakan kopi, kafe tersebut juga menyediakan sejumlah minuman jus termasuk aneka menu makanan.

Reporter : Ist

Editor : Arif