Ratusan Miliar Digelontorkan, Pelabuhan Taddan Sampang Mangkrak

Sampang, (Media Madura) – Pembangunan Pelabuhan Taddan di Desa Taddan, Kecataman Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tak kunjung selesai sejak dimulai pada 2009. Kondisi lokasi pembangunan pelabuhan itu hanya berupa hamparan tanah yang dijadikan warga tempat memancing hingga saat ini.
Menurut informasi yang dihimpun mediamadura.com, anggaran pembangunan Pelabuhan Taddan sampai tahun 2017 sudah mencapai Rp 234 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah mengucurkan dana Rp 8 miliar pada tahun ini.
Kucuran dana untuk pembangunan pelabuhan tersebut, yaitu pada 2012 tahap pertama Rp 10 miliar, tahap kedua Rp 32,5 miliar, tahap ketiga Rp 33 miliar, dan tahap keempat Rp 40 miliar. Kemudian pada 2013, kucuran dana sebesar Rp 5,4 miliar, sedangkan pada 2014 sebesar Rp 40 miliar, dan pada 2015 sebesar Rp 40 miliar.
Dilanjutkan pada 2016 Pelabuhan Taddan mendapat dana sebesar Rp 19 miliar dan Rp 19 miliar pada tahun 2017.
Kepala Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (KUPP) Kelas II Branta, Edy Kiswanto, mengatakan saat ini proyek pelabuhan itu masih dikerjakan pihak pelaksana. Menurut dia, salah satu hambatan dalam proyek Pelabuhan Taddan yaitu terkait tidak adanya izin operasional.
“Izin tersebut sepertinya sengaja tak dikeluarkan oleh Pemprov Jatim, karena kami sudah melengkapi semua persyaratan untuk memperoleh izin operasional. Ini juga sudah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya. Kami tentu kecewa karena ini pelabuhan yang cukup strategis untuk dikembangkan,” kata Edy.

Pelabuhan Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang belum beroperasi hingga Sabtu (3/11/2018). (Ryan Hariyanto/MM).
Edy menuturkan, pelabuhan yang sudah menghabiskan anggaran negara cukup besar itu akan rusak jika tidak segera dioperasikan. Sehingga semua anggaran yang sudah dihabiskan akan terpakai percuma.
”Jika izin tetap tidak keluar, maka kami akan mengoperasikan Pelabuhan Taddan dengan dasar itu (anggaran yang mubazir),” ujarnya.
Edy berharap Pemprov Jatim segera mengeluarkan izin operasional Pelabuhan Taddan. Masyarakat di sekitar pelabuhan, teruama di Kecamatan Camplong, sering mempertanyakan persoalan itu, sebab bagi mereka pelabuhan tersebut akan mempunyai dampak bagi perekonomian.
”Salah satu pelabuhan strategis di Pulau Madura, ya pelabuhan Taddan ini. Jika ini sudah beroperasi, jelas akan mendongkrak perekonomian di Madura,” kata Edy.
Secara terpisah, anggota Komisi II DPRD Sampang, Syamsuddin, juga memiliki harapan serupa kepada Pemprov Jatim. Syamsuddin berpendapat Pelabuhan Taddan dapat memberikan banyak harapan untuk ekonomi masyarakat di Camplong dan Kabupaten Sampang pada umumnya.
”Pelabuhan Taddan harus bisa dijadikan sebagai pelabuhan rujukan di Pulau Madura,” ucap Syamsuddin.
Reporter : Ryan Hariyanto Editor : Zainol
