Pembuatan Makanan Dan Minuman Buah Bit Untuk Mencegah Penyakit Kanker

Saya Mega Indah Puspita adalah Dosen dari Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Poltekkes Kemenkes Semarang. Aktifitas yang dilakukan adalah mengajar, meneliti dan pengabdian kepada masyarakat.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mega Indah Puspita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
BUAH BIT MENCEGAH PENYAKIT KANKER
Meteseh Tembalang Semarang, salah satu bentuk Tri Dharma Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Poltekkes Kemenkes Semarang adalah dengan penyelenggaraan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen. Pada periode Juli 2025 telah terlaksana kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Perum Dinar Indah Meteseh Tembalang Semarang.

Kegiatan di Ketuai oleh Ibu Mega Indah Puspita, S.ST, M.Kes dengan Anggota Dr. Sugiyanto, M.App.Sc, Dr. Gatot Murti Wibowo, S.Pd, M.Sc, dan Susi Tri Isnoviasih, S.ST, M.Tr.Kes. Anggota mahasiswa Gharis Sabrina Nur Fitri,Priska Puspa Sari,A May Twenty Natalie Solecha,Irna Norita Sari,dan Tamanda Rahmi. Pengabdian masyarakat bertemakan "PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MAKANAN DAN MINUMAN BUAH BIT UNTUK MENCEGAH PENYAKIT KANKER" yang dihadiri oleh Ibu-Ibu PKK RT 04 sejumlah 30 peserta. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2025, ini bertujuan untuk mendukung Program Kementerian Kesehatan khususnya dalam menurunkan tingkat Penyakit Tidak Menular (PTM) yang salah satunya adalah Kanker.
Buah bit atau disebut juga dengan Beta Vulgaris L, merupakan tanaman sejenis umbi yang berwarna ungu kemerahan, serta bentuknya menyerupai kentang. Komponen utama pada buah bit ialah kandungan nitrat anorganik yang tinggi, yang diubah tubuh menjadi nitrit oksida untuk mendukung kesehatan pembuluh darah. Buah bit juga kaya akan betasianin, pigmen berwarna merah-ungu yang berperan sebagai antioksidan dan antiradang. Betasianin digolongkan sebagai antioksidan yang dapat mencegah kanker. Buah bit juga mengandung mineral seperti besi (Fe), Zink (Zn), Potassium (K), Natrium (Na), Magnesium (Mg), Phosphorus (P) dan Kalsium (Ca).Uji laboratorium membuktikan bahwa senyawa antikanker tersebut berperan untuk mencegah pertumbuhan sel kanker, khususnya kanker prostat, kanker payudara, dan kanker darah.
Berdasarkan hasil nilai perbandingan antara pre-test (Nilai 40-60) dan post-test (80-100) rata-rata post test nilai 100, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan ini berhasil mencapai tujuan, yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang buah bit sebagai salah satu bahan pangan fungsional yang berpotensi dalam pencegahan penyakit kanker serta meningkatkan daya minat masyarakat untuk selalu mengkonsumsi buah bit ke dalam minuman dan mengolahnya menjadi makanan (Jus dan Pudding).
Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat efektif dalam memberikan edukasi, meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, serta mendorong perilaku sehat di masyarakat. Respon positif dengan rata-rata skor di atas 90% membuktikan bahwa kegiatan telah mencapai tujuan yang diharapkan. Video Kegiatan : https://youtu.be/CQDR32rleIY?feature=shared
a. Resep Jus Buah Bit
1. Bahan : 1 buah bit, 1 buah apel, 1 buah wortel, air, 1 sdm madu, ½ lemon.
2. Cara pembuatan : kupas dan cuci buah bit wortel apel lemon, potong-potong, blender semua bahan, saring dan tambahkan madu, jus buah bit siap disajikan
b. Resep Pudding Buah Bit
1. Bahan : 1 buah bit, susu uht 250 ml, agar-agar plain 1 bungkus, gula pasir 120 gram, air 750 ml.
2. Cara pembuatan : kupas dan cuci buah bit, blender dan saring pisahkan dari ampasnya, sari buah bit dicampurkan dengan bahan-bahan, masak diatas api sampai mendidih kemudian dituang dalam cetakan.
