Konten dari Pengguna

Gergaji Diri

Sebastian Mehitabel

Sebastian Mehitabel

Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sebastian Mehitabel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang pemuda yang ditinggalkan utang oleh ayahnya memaksa dia untuk menjadi seorang pemburu iblis agar bisa mencapai tujuannya.

Penjelasan di atas merupakan sinopsis singkat dari anime atau kartun Jepang yang sedang populer, yaitu Chainsaw Man. Denji, sang karakter utama di anime ini terlilit hutang yang sangat banyak dan menjadi seorang pemburu iblis untuk melunaskan utang-utangnya. Karena keadaan Denji yang kurang mampu, dia mempunyai tujuan hidup yang biasa saja. Setiap orang pasti ingin mendapatkan uang yang sangat banyak, rumah mewah, mobil mewah, dan lain-lainnya. Itulah yang dinamakan tujuan untuk hidup. Manusia pasti akan melakukan segala cara agar bisa mencapai tujuan dalam hidupnya. Setelah manusia dapat mencapai apa yang mereka impikan maka mereka puas dengan hidup ini.

sumber : freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
sumber : freepik.com

Manusia, Makhluk dengan Sejuta Keinginan

Kita sebagai manusia pasti ingin mendapatkan sesuatu dalam hidup ini. Kita diciptakan dengan mempunyai akal, maka kita bisa berpikir apa yang kita mau dan apa yang tidak kita mau. Setiap manusia mempunyai keinginan yang berbeda-beda, seperti ingin mendapat istri yang cantik, ingin mendapat rumah tingkat dua, dan ingin masuk surga. Keinginan dan kebutuhan yang berbeda pada manusia dapat memotivasi dirinya untuk melakukan sesuatu. Motivasi sendiri merupakan kekuatan penggerak dari dalam diri seseorang yang memaksa mereka untuk bertindak, khususnya tindakan untuk dapat memenuhi keinginan mereka (Schiffman dan Kanuk, 2008). Jika kita tidak dapat memenuhi keinginan, kita pasti akan merasa sangat kecewa, tetapi apabila kita berhasil memenuhi keinginan kita, kita pasti akan sangat puas. Di anime Chainsaw Man, Denji sangat puas saat ia bisa mendapat apa yang dia inginkan. Alhasil, ia terus mengganti keinginannya ke arah yang lebih besar.

Keinginan Tercapai, Kepuasan di Dapat

Kepuasan merupakan keadaan senang dan sejahtera yang disebabkan karena manusia telah mencapai satu tujuan atau keinginan (Chaplin, 2006). Jika kita bisa memenuhi keinginan kita, kita pasti bahagia dan hidup dengan rasa senang karena itulah yang dirasakan oleh setiap manusia. Jika manusia punya keinginan berbeda, maka rasa puas dalam hidup mereka juga akan berbeda-beda. Contohnya, seorang pedagang koran yang dagangannya terjual habis ia pasti akan merasa bersyukur dan senang, berbeda dengan seorang pegawai negeri yang mendapat promosi dari manajernya. Tidak ada yang salah dan benar dalam mengukur kepuasan dalam hidup manusia karena semua itu harus dirasakan oleh diri manusia itu sendiri. Kita tidak bisa menghakimi seseorang jika dia hanya dengan hal sepele bisa puas. Manusia itu pasti berbeda, mulai dari keadaan ekonominya, kesehatannya dan lain-lainnya. Jika kita melihat seseorang yang puas hanya dengan hal sepele, kita haruslah memberi selamat dan menyemangati mereka. Keinginan dan kepuasan itu saling terikat satu sama lain, kita tidak bisa mencapai kepuasan tanpa keinginan, tetapi kita bisa mempunyai keinginan tanpa harus mendapat kepuasan. Lalu, apakah yang kita dapatkan selain dari kepuasan?

Tujuan Keinginan Adalah Kehampaan

Mungkin banyak yang tidak setuju dengan hal ini, tetapi saya akan tetap membahasnya. Kenapa tujuan dari keinginan adalah kehampaan? Manusia itu mempunyai banyak keinginan, jika kita selesai dengan satu keinginan maka akan berpindah ke keinginan yang lain. Hal tersebut akan terus berulang-ulang hingga datang waktu ketika kita tidak tahu apa lagi yang di inginkan. Tepat di waktu tersebut itulah kehampaan datang dalam diri manusia. Banyak orang-orang kaya bingung di dalam hidupnya saat mereka sudah mendapat apa yang mereka inginkan. Saat mereka sudah tidak tahu lagi apa yang ingin mereka lakukan, itulah yang disebut dengan kehampaan. Mungkin tidak setiap manusia dapat mencapai kehampaan, tetapi suatu saat nanti kita semua akan sampai di fase tersebut. Kehampaan akan selalu berada di akhir tujuan, kita tidak bisa melawan hal tersebut, tetapi kita bisa untuk tidak sampai di fase tersebut dengan cara bersyukur.

Di dalam anime Chainsaw Man, dijelaskan bahwa sang karakter utama terus mengubah keinginannya. Semakin keinginan dia tercapai, dia akan terus mengganti keinginannya dengan yang lebih besar. Tanpa sadar hidupnya digerakkan oleh keinginannya. Mungkin manusia bisa menjadi seperti itu, maka hati-hatilah dengan keinginan. Pada akhirnya, keinginan bisa menjadi sebuah hal yang positif atau bisa menjadi sebuah gergaji yang akan menghancurkan diri kita sedikit demi sedikit.