Branding Produk Usaha Rumahan “Snack Kita” oleh Mahasiswa Untag Surabaya

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Tulisan dari Meidina Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan perkuliahan dan kerja lapangan yang merupakan pengintegrasian mahasiswa dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun ajaran 2021/2022 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan KKN.
Dikarenakan adanya pandemi virus Covid-19 yang mengharuskan mahasiswa masih kuliah daring, maka KKN Untag Surabaya dilakukan individu di daerahnya masing-masing, agar tidak berkerumun dan memutus tali penyebaran virus Covid-19. Meidina adalah salah satu mahasiswa Untag Surabaya yang melakukan KKN di Desa Sawotratap dengan tema kewirausahaan, yang didampingi Bapak Maulana Arief, S.Sos., M.I.Kom sebagai dosen pembimbing lapangan.
Di kala pandemi seperti ini banyak sekali masyarakat yang membuka usaha rumahan seperti Sasti, warga Desa Sawotratap yang memiliki usaha snack-snack ringan bernama “Snack Kita” tetapi belum optimal, dikarenakan belum memahami branding produk. Dengan branding produk yang diberikan oleh Meidina, usaha rumahan Snack Kita menjadi inovasi baru bagi Sasti dalam berjualan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan KKN yang membantu usaha rumahan seperti Snack Kita. Adanya program KKN di bidang kewirausahaan ini telah menghidupkan kembali semangat dalam mengembangkan usaha, khususnya bagi seorang mahasiswa yang mencari penghasilan sampingan seperti saya” ujar Sasti (21/12/21).
Snack kita adalah usaha rumahan yang menjual snack-snack ringan seperti usus original, usus pedas, basreng pedas, getas donat, dan berharap kedepannya akan menambah variasi snack-snack lainnya. Snack-snack tersebut dikemas kembali menggunakan packaging standing pouch bening agar lebih menarik secara visual. Kemudian dengan foto produk yang simple juga akan lebih terlihat kekinian, terlebih jika diupload di media sosial Instagram. Foto-foto yang menarik juga dapat dijadikan konten sehingga menarik audience.
“Semoga kegiatan KKN seperti ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan nilai jual produk usaha-usaha rumahan lainnya”, sambung Sasti.
#UntagSurabaya
#KitaUntagSurabaya
#UntukIndonesia
#UntagSurabayaKeren
#EcoCampus
#KampusKompeten
