Konten dari Pengguna

Membuka Gadget Sesaat Setelah Bangun Tidur: Apakah Berdampak pada Fokus?

Yulius Evan Christian

Yulius Evan Christian

Dosen Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Yulius Evan Christian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi banyak orang, membuka ponsel beberapa detik setelah bangun tidur sudah menjadi kebiasaan yang hampir otomatis. Alarm dimatikan, lalu tangan langsung berpindah membuka notifikasi, media sosial, email pekerjaan, atau sekadar scrolling singkat sebelum benar-benar memulai hari. Kebiasaan ini terasa sangat normal karena dilakukan hampir setiap pagi tanpa banyak dipikirkan.

Di era digital saat ini, ponsel memang menjadi benda yang paling dekat dengan aktivitas sehari-hari. Bahkan, tidak sedikit orang yang tidur dengan ponsel di samping tempat tidur agar mudah dijangkau saat bangun. Akibatnya, layar gadget sering menjadi hal pertama yang dilihat mata setiap pagi.

Namun, muncul pertanyaan penting: apakah kebiasaan langsung membuka gadget setelah bangun tidur hanya rutinitas biasa, atau justru dapat memengaruhi fokus dan kondisi mental seseorang?

Saat baru bangun tidur, tubuh sebenarnya sedang berada dalam fase transisi dari kondisi istirahat menuju kondisi sadar penuh. Otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sebelum mulai menerima banyak stimulus dan informasi baru.

Ketika seseorang langsung membuka gadget, otak segera terpapar berbagai rangsangan sekaligus. Notifikasi pesan, berita, media sosial, email pekerjaan, hingga berbagai informasi lain masuk dalam waktu yang sangat singkat. Kondisi ini membuat pikiran langsung aktif bahkan sebelum tubuh benar-benar siap memulai aktivitas.

Banyak orang tidak menyadari bahwa apa yang pertama kali dikonsumsi otak di pagi hari dapat memengaruhi suasana hati dan fokus sepanjang hari. Jika yang dilihat adalah berita negatif, tekanan pekerjaan, atau konten yang memicu kecemasan, kondisi emosional seseorang dapat ikut terpengaruh sejak pagi.

Ilustrasi Main Handphone, Sumber:IStockphoto/Karya:AmnajKhetsamtip

Selain itu, kebiasaan scrolling pagi hari sering berlangsung lebih lama dari yang direncanakan. Awalnya hanya ingin mengecek satu notifikasi, tetapi kemudian berlanjut membuka aplikasi lain, melihat video, atau membaca berbagai informasi tanpa sadar menghabiskan banyak waktu.

Hal ini dapat membuat pagi terasa lebih terburu-buru dan kurang tenang. Padahal, waktu setelah bangun tidur sebenarnya merupakan momen penting bagi tubuh untuk memulai hari dengan ritme yang lebih stabil.

Dari sisi fokus, terlalu banyak paparan informasi sejak pagi juga dapat membuat pikiran cepat terasa penuh. Otak langsung bekerja memproses berbagai hal sebelum seseorang benar-benar memusatkan perhatian pada aktivitas utama hari itu.

Fenomena ini semakin relevan karena kehidupan modern membuat banyak orang terus terhubung dengan informasi selama hampir 24 jam. Tidak ada jeda yang benar-benar “hening”, bahkan sejak beberapa detik pertama setelah bangun tidur.

Selain itu, media sosial sering membuat seseorang langsung membandingkan dirinya dengan orang lain sejak pagi hari. Melihat aktivitas, pencapaian, atau kehidupan orang lain dalam kondisi mental yang masih sangat awal dapat memengaruhi mood tanpa disadari.

Kebiasaan ini juga sering dikaitkan dengan meningkatnya rasa cemas digital atau kebutuhan untuk selalu “up to date”. Banyak orang merasa harus segera mengecek ponsel agar tidak tertinggal informasi, meskipun sebenarnya tidak ada hal mendesak.

Bukan berarti penggunaan gadget di pagi hari selalu buruk. Namun, penting untuk menyadari bagaimana cara dan durasi penggunaannya dapat memengaruhi kondisi mental serta fokus harian

Beberapa orang mulai mencoba memberi jeda sebelum membuka ponsel, seperti minum air, merapikan tempat tidur, peregangan ringan, atau sekadar memberi waktu tubuh untuk benar-benar sadar sebelum menerima banjir informasi digital.

Langkah sederhana seperti ini dapat membantu menciptakan awal hari yang terasa lebih tenang dan tidak terlalu terburu-buru secara mental.

Pada akhirnya, kebiasaan kecil di pagi hari sering memberikan pengaruh besar terhadap ritme aktivitas sehari penuh. Membuka gadget sesaat setelah bangun memang terasa praktis dan normal di era modern, tetapi memahami dampaknya terhadap fokus dan mental dapat membantu seseorang lebih sadar dalam membangun rutinitas harian yang lebih sehat.