Konten dari Pengguna

Apa pengaruh korupsi bagi masyarakat

muhammad syarif mahasisawa Sosiologi UMM

muhammad syarif mahasisawa Sosiologi UMM

Nama saya Muhammad Syarif, saya berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas FISIP Jurusan Sosiologi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari muhammad syarif mahasisawa Sosiologi UMM tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian korupsi menurut Black's Law Dictionary yaitu suatu perbuatan yang

dilakukan dengan maksud untuk memberikan suatu keuntungan yang tidak sesuai dengan

kewajiban resmi dan hak-hak dari pihak lain, secara salah menggunakan jabatannya atau

karakternya untuk mendapatkan suatu keuntungan untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain,

bersamaan dengan kewajibannya dan hak-haknya dari pihak lain.

Korupsi adalah tindakan menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi dan

digunakan sebagai upaya meperkaya diri sendiri. Korupsi sangat berdampak negatif pada

kehidupan masyarakat sekitar.

Di Indonesia sendiri korupsi sudah merajalela dimana-mana dan kasus korupsi selalu saja

bertambah setiap tahunnya. Mungkin ini dikarenakan setiap orang sudah tidak lagi menganggap

korupsi sebagai pelanggaran hukum melainkan sudah menjadi kebiasaan yang umum. Korupsi di

Indonesia kian lama kian akut. Padahal, korupsi memiliki dampak negatif bagi seluruh sendi

kehidupan, tak terkecuali sektor perekonomian.

Korupsi telah dinyatakan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime), yang berarti

korupsi mengakibatkan kerusakan besar dan secara luas mempengaruhi kehidupan rakyat

Indonesia.

Dalam banyak literatur disebutkan bahwa korupsi mengakibatkan penurunan daya saing

nasional, mengganggu pertumbuhan ekonomi, menimbulkan biaya sosial yang besar, dan

akhirnya menambah tingkat kemiskinan.

Singkatnya, korupsi masih menjadi ladang bagi para oknum yang tidak bertanggung

jawab. Lebih parahnya, Indonesia masuk ke dalam daftar negara dengan presentase besar dalam

hal korupsi di dunia. Lantas, seperti apa dampak buruk yang dihasilkan dari korupsi .Diantara

dampak korupsi adalah sebagai berikut:

1.Fasilitas penunjang usaha tak terbangun

Korupsi bisa mengakibatkan ekonomi biaya tinggi. Contoh sederhanannya adalah

fasilitas transportasi seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara yang tidak terbangun akibat

dana pembangunannya dikorupsi.Akibatnya, seorang pengusaha yang ingin mendatangkan bahan

baku, misalnya, harus mengeluarkan biaya lebih besar karena lama perjalanan yang lebih lama

jika dibandingkan pada negara dengan kondisi fasilitas transportasi yang baik.

2.Harga barang kian mahal

Dampak lanjutan dari biaya ekonomi tinggi adalah harga barang yang ikut melambung.

Alasannya karena biaya produksi menjadi tinggi akibat fasilitas-fasilitas pendukung dunia usaha

seperti jalan, jembatan, rel kereta, bandara dan pelabuhan yang tidak terbangun dengan baik.

Jika harga barang mahal, maka ada dua konsekuensi yang mengancam pengusaha.

Konsekuensi pertama, daya serap atas barang produksinya jadi rendah karena harga yang

mahal.Dan, konsekuensi kedua, untuk menghindari barang tidak laku pengusaha pun

menurunkan keuntungan yang mengakibatkan laju sebuah usaha menjadi tidak berjalan dengan

baik.

3.Matinya etika sosial politik

Korupsi bukan suatu tindak pidana biasa karena ia merusak sendi-sendi kehidupan yang

paling dasar yaitu etika sosial bahkan kemanusiaan.kejujuran sudah tidak ditegakkan lagi.

4.Tidak efektifnya peraturan dan perundang- undangan

Peraturan dan perundang-undangn yang berlaku menjadi mandul karena setiap perkara

selalu diselesaikan dengan korupsi.

5.Dampak terhadap politik dan demokrasi

Munculnya kepemimpinan korup,perilaku koruptif dan tindak korupsi dilakukan dari

tingkat bawah,masyarakat digiring untuk memilih pemimpin yang korup dan di berikan mimpimimpi dan janji akan kesejahetraan yang menjadi dambaan rakyat sekaligus menerima suap dari

calon pemimpin tersebut.

6.Hilangnya kepercayaan publik pada demokrasi

Hal ini dikarenakan terjadinya tindak kurupsi besar-besaran yang dilakukan oleh petinggi

pemerintah,legislatif atau petinggi partai politik,kondisi ini mengakibatkan berkurangnya bahkan

hilangnya kepercayaan publik tehadap pemerintahan yang sedang berjalan.

7.Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap lembaga negara

Korupsi yang terjadi di lembaga-lembaga negara di indonesia dan marak di beritakan di

mediaa mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut hilang