Awal Mulanya PKI

Tulisan dari Michelle Clysia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kita tentunya tau apa PKI (Partai Komunis Indonesia) dan apa saja yang terjadi berhubungan dengan partai ini. Tapi orang jarang tau siapa yang memplopori partai ini dan bagaimana awal berdirinya partai ini. Dulunya Henk Sneevliet bersama kaum Hindia belanda awalanya membentuk serikat tenaga kerja dipelabuhan pada awal 1914 dengan nama Indies Social Democratic Association (dalam bahasa Belanda: Indische Sociaal Democratische Vereeniging-) atau disingkat menjadi ISDV.

ISDV mulai aktif pada oktober 1915 dan disaat itu hanya 3 orang indonesia yang menjadi anggota dalam serikat tersebut dan disaat itu markas serikat ini berada di Surbaya namun dipindahkan ke Semarang. Semenjak dipindahkan, semakin banyak warga sekitar yang ikut masuk ke dalam ISDV. Dibawah kepempininan Sneevliet, banyak yang percaya revolusi oktober yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. Kepempimpinan Sneevliet membuat banyak pihak yang tertarik apalagi ide-idenya yang diberikan. Ide awal PKI pun bisa dikatakan dari Sneevliet.
Kongres ISDV di Semarang memutuskan untuk menganti nama menjadi Perserikatan Komunis di Hindia (PKH). Saat itu, Semaun menjadi ketua dari partai dan Darsono menjabat sebagai wakil ketua. Kemudia pada awal 1922 Semaun yang berada jauh di Moskow untuk menghadiri Far Eastern Labor Conference. Masih di tahun yang sama tepatnya bulan Mei, Semau kembali ke Indonesia dan mengatur semua serikat buruh menjadi sebuah organisasi.
Pada 22 september, Serikat Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Persatuan Vakbonded Hindia) resmi dibentuk dan ini adalah awal mula PKI. Saat diadakan kongress berikutnya pada 1924, ditekankan bahwa "prioritas utama dari partai-partai komunis adalah untuk mendapatkan kontrol dari persatuan buruh". Tahun 1924, PKH menganti nama menjadi PKI dan disinilah awal mulanya PKI terbentuk.

