5 Alasan Kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Itu Menyenangkan

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kuliah. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Kuliah. (Foto: Thinkstock)

Bagi kalian yang saat ini kelas 3 SMA, sudah saatnya bagi kalian mulai memikirkan jurusan apa yang akan diambil saat kuliah nanti. Nah, jika kalian adalah seorang yang berjiwa bebas dan peduli akan isu kebudayaan, cobalah kuliah di Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Belajar apa di fakultas Ilmu Budaya? Di fakultas ini kalian akan mempelajari ilmu-ilmu yang bersifat kebudayaan dan humaniora. Bagi kalian yang menyukai sastra, ilmu kebudayaan seperti Sejarah, Filsafat, sampai Arkeologi, kalian dapat mencoba untuk kuliah di FIB ini.

Berikut kumparan (kumparan.com) merangkum lima alasan mengapa kuliah di Fakultas Ilmu Budaya itu menyenangkan.

1. Menyatunya lintas budaya dari berbagai latar belakang

Bersahabat sejak remaja baik bagi mental. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Bersahabat sejak remaja baik bagi mental. (Foto: Thinkstock)

Menurut Fahmy (25) yang merupakan alumni Ilmu Sejarah FIB UI angkatan 2011, salah satu hal paling berkesan yang ia alami selama berkuliah adalah menyatunya semua kebudayaan dari berbagai macam ranah ilmu di fakultas ini.

“Hal paling berkesan bagi saya selama kuliah di FIB adalah menyatunya semua budaya dari jurusan ini dan lain seperti sastra, agama, sampai sosial dan politik,” ujar Fahmy.

Hal senada juga diucapkan oleh Baiquni (24), alumni jurusan Filsafat FIB UI 2011.

“Di FIB UI ada tempat berkumpulnya semua mahasiswa dari berbagai macam latar belakang yang disebut Kansas (Kantin Sastra). Di sini selain makannya murah-murah, semua orang berkumpul membicarakan banyak hal,” ujarnya.

2. Banyaknya acara kebudayaan yang mengasah kreativitas mahasiswa

Penduduk India menghadiri festival. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Penduduk India menghadiri festival. (Foto: Wikimedia Commons)

Hal menarik lain yang ia ungkapkan selama menjadi mahasiswa FIB adalah banyaknya acara kebudayaan seperti pagelaran seni yang menjadi ajang asah kreativitas bagi mahasiswanya untuk menunjukkan bakatnya.

“Kuliah di FIB terasa seperti main-main bagi saya, karena banyaknya aktivitas kesenian yang terdapat di sini, seperti teater dan puisi. Enggak seperti di fakultas lain yang kerjaannya belajar melulu,” ujar Baiquni.

3. Belajar lintas jurusan

Ratusan mahasiswa Jurusan Indonesia di HUFS (Foto: dok: Aji Surya)
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan mahasiswa Jurusan Indonesia di HUFS (Foto: dok: Aji Surya)

Fahmy juga berujar belajar di FIB enggak dibatasi oleh satu program studi saja, namun mahasiswanya dapat belajar ilmu kebudayaan lain yang mereka rasa sesuai dengan diri mereka.

“Belajar di FIB luas sekali, enggak dibatasi oleh prodinya saja. Saya bisa mempelajari filsafat, budaya Jepang ataupun China. Kuliah di sini bisa menambah wawasan saya,” ujar Fahmy.

4. Banyak kenal orang asing

Konser Amal Winner di Rumah Sakit (Foto:  instagram @maetamong)
zoom-in-whitePerbesar
Konser Amal Winner di Rumah Sakit (Foto: instagram @maetamong)

Enggak cuma kita, rupanya banyak juga mahasiswa asing yang tertarik untuk memelajari bahasa dan kebudayaan Indonesia. Nah, kesempatan ini bisa kita ambil untuk mendapatkan teman atau bahkan gebetan dari mahasiswa mancanegara.

“Saya banyak sekali kenal dan berteman dengan orang-orang dari mancanegera seperti Rusia, Jepang, dan Korea yang datang kemari,” ujar Fahmy.

Hal senada juga diucapkan oleh Baiquni, banyaknya lintas budaya yang masuk di FIB, membuat pikirannya menjadi lebih terbuka terhadap berbagai macam perspektif sejak kuliah di sini.

5. Prospek kerja yang beranekaragam

Pastikan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan (Foto: Thinkstocks)
zoom-in-whitePerbesar
Pastikan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan (Foto: Thinkstocks)

Prospek lulusan FIB sendiri dapat bekerja di industri pariwisata, penerjemah, kedutaan besar, media dan sastra. Namun, banyak juga alumni-alumni FIB yang berkecimpung di dunia politik, pemerintahan, sampai birokrasi. Bahkan, buat kamu yang masih kuliah juga bisa mencari uang jajan tambahan dengan menjadi seorang intepreter.

Jadi, apa kamu tertarik untuk kuliah di Fakultas Ilmu Budaya?