5 Hal Seru yang Hanya Dirasakan oleh Generasi 1990-an

Millennialverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Milenial. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Milenial. (Foto: Thinkstock)

Perkembangan teknologi yang cepat membuat anak zaman sekarang tumbuh di tengah maraknya dunia digital dan media sosial. Karenanya, beberapa kegiatan yang mereka lakukan juga bisa berbeda dengan hal-hal yang dilakukan oleh anak-anak pada 20 tahun yang lalu.

Jika mengingat kejadian ke belakang, kira-kira, berikut lima hal yang sering dilakukan generasi 1990-an, tapi sudah enggak bisa lagi dilakukan oleh anak zaman sekarang. Apa saja?

1. Berkunjung ke rumah teman tanpa memberitahu

Bermain video games (Foto: Thinkstock )
zoom-in-whitePerbesar
Bermain video games (Foto: Thinkstock )

Dulu, saat kita hendak bermain bersama teman, yang perlu kita lakukan adalah berjalan ke rumahnya tanpa perlu memberi tahu terlebih dahulu via SMS ataupun telepon. Berbeda dengan anak zaman sekarang, mereka lebih sering bertemu di kafe atau restoran tertentu, dan harus membuat janji terlebih dahulu sebelum bertemu dengan teman-temannya.

2. Cokelat rokok

Cokelat (Foto:  Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat (Foto: Pixabay)

Salah satu hal yang enggak bisa dirasakan oleh anak zaman sekarang adalah menikmati cokelat yang berbentuk seperti rokok. Dulu, banyak anak-anak di era 1990-an akan bergaya seolah-olah mereka sedang merokok, padahal hanya menikmati cokelat bubuk. Ayo ngaku, siapa yang pernah begini?

3. Bel rumah

Catatan pengingat di pintu rumah Danarto. (Foto: Jacinta Nungky/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Catatan pengingat di pintu rumah Danarto. (Foto: Jacinta Nungky/kumparan)

Dulu, anak-anak sering menganggap bel rumah sebagai barang yang sangat menarik. Itu sebabnya, di era 1990-an, banyak anak-anak yang berusaha untuk memencet bel rumah berulang kali, entah karena suka dengan bunyinya atau merasa takjub dengan kecanggihan teknologinya.

4. Ditinggal sendiri di rumah

Anak bermain sendiri (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Anak bermain sendiri (Foto: Pixabay)

Enggak sedikit generasi 1990-an yang punya pengalaman ditinggal di rumah sendirian, dengan kondisi seluruh rumah terkunci dan jendela yang ditutup. Namun sekarang, banyaknya tempat penitipan anak membuat anak-anak jarang ditinggal sendiri lagi.

5. Main lumpur

Anak bermain kotor (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Anak bermain kotor (Foto: Pixabay)

Lumpur juga menjadi salah satu hal yang dianggap menyenangkan bagi para generasi 1990-an. Mereka enggak berpikir dua kali untuk terjun dan mengotori baju juga tubuh mereka dengan kotoran tersebut, meski akan menanggung risiko dimarahi oleh orang tua.