5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Balikan dengan Mantan
ยทwaktu baca 3 menit

Belakangan ini, tengah ramai diperbicangkan netizen kisah percintaan antara influencer Awkarin dengan kekasihnya, Gangga Kusuma. Hubungan keduanya dikabarkan telah berakhir meski sebelumnya, Gangga sempat melamar Awkarin saat ulang tahun kekasihnya tersebut yang ke-24 tahun.
Keduanya dikabarkan telah bersama pada 2018 namun hubungannya juga sempat kandas pada 2019. Lalu di 2021, Awkarin dan Gangga balikan.
Bukan hanya kisah percintaan antara Awkarin dan Gangga yang menjadi trending di media sosial, tapi pembahasan tentang kembali menjalin hubungan dengan mantan juga ramai dibicarakan netizen.
Untuk kamu yang saat ini juga tengah berhubungan kembali dengan mantan, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan kembali sebelum balikan dengan mantan.
Pastikan kamu melewati masa patah hati saat putus cinta
Dilansir Well and Good, menjadi sedih dan kesepian setelah putus cinta adalah hal wajar. Saat kamu berada di dalam tekanan, saat-saat gelap dan menyedihkan, kamu tergoda untuk mengisi kekosongan dengan kembali bersama mantan.
Tapi, ini bukanlah ide yang bagus. Kamu harus menyisihkan waktu untuk menyembuhkan diri sendiri dari patah hati yang memungkinkan kamu akan berada di ruang yang lebih sehat.
Beri diri kamu waktu untuk menyembuhkan hati sehingga kamu bisa dengan jelas membuat keputusan terbaik untuk diri sendiri. Setelah melewati kesedihan, kamu akan bisa memutuskan secara rasional apakah balikan dengan mantan adalah sesuatu yang benar-benar ingin kamu coba lagi atau enggak.
Pertimbangkan alasan hubungan kalian berakhir
Ketika hubungan telah berakhir, sangat mudah untuk melihatnya kembali. Selalu pertimbangkan alasan hubungan kalian berakhir. Ini adalah langkah penting untuk mengevaluasi apakah kamu kembali ke hubungan yang sehat atau enggak.
Hanya karena waktu telah berlalu, jangan menganggap kalau dia berbeda. Karena jika kamu melakukannya, kamu berisiko akan mengalami masalah yang sama yang membuatmu putus.
Pelan-pelan
Perlakukan hubungan seperti yang kamu lakukan di setiap hubungan baru. Luangkan waktu dan mulai dengan perlahan. Pastikan kamu punya batasan dan jangan turunkan standarmu karena hubungan masa lalu dengannya.
Jika banyak waktu telah berlalu setelah putus, penting untuk menggunakan periode lambat sebagai waktu untuk mengenal versi baru dari satu sama lain. Pastikan kalau kalian merupakan pasangan yang cocok.
Biarkan dia tahu area kehidupanmu yang telah berubah dan berkembang. Beri dia waktu untuk mengenalmu yang baru saat kamu mendengarkan dan mempelajari apa yang baru baginya.
Tinggalkan masa lalu di masa lalu
Yang terpenting, saat kamu mulai bergerak maju dalam iterasi kedua hubunganmu, lepaskan semua omong kosong lama itu. Fokus di mana kamu berada dalam hidupmu sekarang dan jangan biarkan dirimu tinggal di masa lalu.
Lakukan yang terbaik untuk memaafkan, melupakan, dan tetap hadir sehingga kamu bisa mulai membangun sesuatu yang baru. Mungkin, bahkan lebih baik dari apa yang kamu punya pertama kali.
Tahu kapan saatnya pergi dari hubungan untuk selamanya
Enggak peduli seberapa besar kamu merindukan mantan, tapi penting untuk diingat kalau enggak semua hubungan layak untuk ditinjau kembali. Kamu perlu untuk luangkan waktu untuk bertanya ke diri sendiri pertanyaan sulit dan pertimbangkan apakah dia benar-benar layak dapat tempat dalam hidupmu.
Jika hubungan itu sangat toxic dan kasar, bukan ide yang baik untuk kembali bersama. Jika kamu punya masalah kepercayaan yang mendalam karena perselingkuhan atau penghianatan, mungkin bukan ide yang baik untuk kembali. Berjalan pergi bisa sangat sulit, tapi terkadang, itulah yang terbaik.
Laporan Afifa Inak
