5 Kecanggihan Gedung Kampus Universitas Teknologi Sydney di Australia

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Kampus Universitas Teknologi Sydney Australia (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Kampus Universitas Teknologi Sydney Australia (Foto: Wikimedia Commons)

Setiap kampus tempat mahasiswa belajar menimba ilmu punya karakteristik masing-masing. Ada yang menonjolkan karakter klasiknya, ada yang fokus pada lingkungan, dan ada pula yang berfokus pada kecanggihan.

Salah satu yang mungkin bisa dianggap fokus pada kecanggihan dalam hal penerapan teknologi di kampus adalah Universitas Teknologi Sydney (UTS) di Australia. Di kampus ini, penerapan teknologi hampir diterapkan pada setiap bangunan kampus.

“Masing-masing gedung dibangun sesuai dengan karakter fakultas masing-masing,” kata Stefani Sugiarto, Partner Manager UTS Insearch, lembaga penyedia jalur masuk ke UTS.

Berikut lima di antara kecanggihan gedung-gedung di kampus UTS.

Punya Smart Building

Smart Building di UTS dibangun untuk mahasiswa jurusan Teknik. Gedung ini mirip seperti mall yang punya 15 lantai.

“Di seluruh gedung itu kita punya sensor gunanya untuk mendeteksi ada berapa orang di dalam gedung tersebut. Jadi ketika misalnya di gedung lantai 10 enggak ada orang sama sekali AC-nya akan otomatis mati,” jelas Stefani.

Ramah lingkungan

Selain karena pohon-pohon yang ditanam di sekitar kampus membuat rindang dan udara segar, kampus teknologi satu ini juga membuat gedung-gedungnya ramah lingkungan.

“AC (di gedung) pun dipasang dari bawah, bukan dari atas seperti pada umumnya, tujuannya untuk energi saving. Gedung-gedung kampus juga bisa mendaur ulang air, jadi kalau mau minum tinggal dari keran langsung,” ujar Stefani.

Punya laboratorium super besar

Biasanya laboratorium kampus yang digunakan untuk belajar Sains dan Kesehatan terbatas sehingga untuk praktikum kadang mahasiswa kadang harus masuk bergantian untuk menggunakannya. Namun, di UTS, laboratorium yang dimiliki sangat besar.

“Di basement salah satu gedung UTS, kita punya yang namanya Superlab, yaitu laboratorium sains terbesar di Australia. Di situ kita bisa menampung 220 mahasiswa dari 12 kelas yang berbeda dalam satu waktu,” ujar Stefani.

Perpustakaan robotik

Bagi mahasiswa yang malas pergi ke perpustakaan dan mencari buku ke rak-rak yang enggak tahu di mana letaknya, kampus ini menerapkan perpustakaan dengan teknologi robotik.

“Jadi kalau mahasiswa mau pinjem buku semuanya online. Itu pun robot yang ngambil, robot-robot itu dapat mengumpulkan buku dalam waktu 12 jam di area koleksi,” terang Stefani.

Desain gedung unik

Salah satu gedung ikonik di UTS adalah gedung untuk mahasiswa jurusan kuliah Bisnis. Gedung yang bentuknya seperti kotak susu yang diremas-remas ini dibuat menggunakan teknologi robot.

“Namanya The Chau Chak Wing Building. Selain untuk kampus, gedung ini juga menjadi penarik minat turis dan juga dibuat opera house. Karena bentuknya yang unik banyak orang foto di gedung ini,” tandas Stefani.