5 Panduan Kencan Setelah Berkenalan Lewat Tinder

Teknologi menyelamatkan segalanya, termasuk dalam hal mencari pasangan. Eh, tapi, apa benar?
Kehadiran Tinder, sebagai salah satu aplikasi kencan online, telah banyak mempertemukan para pengguna yang merasa cocok baik di dunia nyata atau sebatas virtual.
Berkenalan dengan seseorang yang memiliki kecocokan tanpa pernah bertemu sebelumnya bisa jadi meragukan atau bahkan menyenangkan. Namun, inilah yang terjadi jika seseorang memutuskan untuk bermain Tinder.
Nah, sebelum lebih jauh berhubungan dengan seseorang yang kamu kenal lewat Tinder, ada baiknya kamu amati personality dia yang sesungguhnya saat bertemu langsung. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan saat memutuskan untuk bertemu dengannya! (Anak Tinder mana nih, suaranya?)
1. Jangan berekspektasi lebih
Dengan adanya kesempatan untuk bertemu langsung, kamu bisa melihat bagaimana caranya ketika berinteraksi, gaya bicaranya, hingga penampilan fisik. Namun lagi-lagi, jika semua itu enggak sesuai sama ekspektasi kamu, wajar saja. Karena apa yang ditampilkan di profilnya bisa saja menipu. Orang-orang memang cenderung memperlihatkan yang baik dan bagus saja kan, di media sosialnya?
2. Ajak teman
Jika kamu tidak terlalu yakin dengan orang yang ingin kamu temui ini, namun cukup dibuat penasaran, kamu bisa ajak teman kamu untuk menemuinya. Siapa tahu dia dan temanmu justru punya kenalan yang sama? Lagipula, jika kencanmu nyatanya enggak berjalan mulus, masih ada teman kamu untuk berbagi cerita dan mencairkan suasana.
3. Bertingkah senatural mungkin
Pertemuan pertama memang seringkali bikin salah tingkah. Tapi hal ini bisa dimaklumi, karena kamu ingin meninggalkan first impression yang baik. Usahakan untuk tetap santai dan jadi diri sendiri. Kamu bisa mulai percakapan dengan obrolan yang ringan namun menyenangkan seperti di mana dia bersekolah atau kuliah, apa interest-nya, bahkan kamu bisa saja menceritakan soal hewan peliharaan kamu yang lucu itu.
4. Jangan mendominasi percakapan
Memang tidak ada salahnya jika kamu berupaya untuk komunikatif dan memulai obrolan terlebih dahulu. Tapi, jangan juga terlalu mendominasi percakapan. Biarkan dia cerita soal dirinya, hobinya, dan lain-lain. Untuk pertemuan pertama, kamu bisa jadi pencerita dan pendengar yang seimbang dan sama baiknya.
5. Tidak usah terburu-buru
Love at first swipe, mungkin pernah dialami oleh salah satu dari kalian. Kamu mungkin bisa terpana dengan foto-fotonya, atau bio yang dia tulis di profilnya. Tapi, please banget, sesuka apapun kamu dengan orang di Tinder, kenali dulu lebih dalam bagaimana kepribadiannya.
Santai saja, enggak usah terburu-buru mengesahkan status untuk hubungan kalian. Segala sesuatu pasti membutuhkan waktu.
