5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara Kerja

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi wawancara kerja Foto: Tim Gouw/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wawancara kerja Foto: Tim Gouw/unsplash

Dalam menghadapi wawancara kerja, kamu mungkin akan diberikan sejumlah pertanyaan seputar pengalamanmu, kehidupanmu, dan seputar pekerjaan yang akan kamu jalani.

Namun, ada beberapa pertanyaan yang hampir selalu ditanyakan oleh user yang akan mewawancaraimu. Terdengarnya memang pertanyaan biasa, namun sejumlah pertanyaan ini ternyata masuk penilaian, lho. Apa saja?

  1. "Apa kekuatan terbesarmu?"

Kalau kamu mendapat pertanyaan ini ketika wawancara, cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini bukan hanya dengan menyebutkan kekuatanmu aja, tetapi jelaskan juga contoh nyata yang sudah pernah kamu lakukan di tempat sebelumnya.

Kalau kamu mengatakan mampu beradaptasi dan menyelesaikan pekerjaan secara individu, jelaskan bagaimana kamu melakukannya. Jawab secara lengkap dan dengan percaya diri, ya.

Kalau kamu menyadari memiliki banyak kekuatan, itu adalah hal yang baik, karena terkadang seseorang lebih mudah menilai kelemahan mereka daripada kekuatan mereka.

  1. "Apakah kelemahan terbesarmu?"

Jangan kaget ketika kamu harus mendapat pertanyaan ini dan bingung bagaimana menjawabnya. Jangan membuat kesalahan dengan mengatakan kalau kamu enggak punya kelemahan, ya.

Ada dua cara cerdas untuk menjawab ini, jadikan kelemahanmu sebagai kekuatanmu dan jelaskan kepada mereka bagaimana kamu bekerja untuk mengatasi kelemahanmu.

Misalnya, kalau kamu ingin menjelaskan bahwa kamu cukup kewalahan dengan pekerjaanmu, namun kamu mencoba menjadikannya sebagai tantangan untuk meningkatkan kualitasmu dalam pekerjaan.

Hal ini akan menunjukkan kalau kamu merupakan karyawan yang menganggap pekerjaannya sangat serius.

  1. "Ceritakan tentang dirimu"

Pewawancara juga akan menanyakanmu mengenai dirimu dan memintamu untuk menceritakannya. Bingung, ya, bagaimana menjelaskan dirimu kepada orang yang baru kamu kenal saat itu juga?

Kengapa mereka menanyakan pertanyaan ini? Pertama, mereka ingin melihat seberapa baik kamu dalam melakukan percakapan dan menjelaskan berbagai hal.

Selain itu, jawabanmu nantinya akan menjawab titik-titik di antara informasi yang enggak kamu sebutkan dalam resume atau CV. Misalnya, kalau kamu udah berganti pekerjaan sangat sering dan disebutkan di CV tanpa mengatakan alasannya, ini akan menjadi waktu terbaik untuk menjelaskan alasan di balik seringnya kamu berpindah-pindah.

  1. "Mengapa kamu ingin bekerja di sini?"

Kedengarannya pertanyaan ini mudah, namun kenyataannya akan menjadi sulit. Pertanyaan ini seakan-akan menjebakmu. Sebagian besar mungkin akan menjawab soal bagaimana perusahaan tersebut dikenal masyarakat, atau kamu sangat membutuhkan pekerjaan.

Tapi jawaban yang lebih baik adalah berbicara soal posisi yang kamu lamar atau apply. Jelaskan bagaimana kamu akan membantu mencapai tujuan baik jangka panjang maupun jangka pendek untuk perusahaan tersebut.

Jelaskan juga soal kecocokanmu dengan budaya di perusahaan tersebut dan kamu memiliki tujuan yang sama dengan perusahaan tersebut.

  1. "Mengapa kita harus mempekerjakanmu?"

Biasanya pewawancara juga akan menanyakan hal ini jelang akhir wawancara. Cara terbaik untuk menjawab ini adalah dengan mencoba menjelaskan hal-hal yang enggak sempat kamu jelaskan di pertanyaan-pertanyaan sebelumnya.

Jangan mengatakan ulang soal prestasi atau kekuatan, karena hal itu akan membuat pewawancara kehilangan interest padamu. Jelaskan saja secara singkat dan sederhana.