5 Tips agar Kamu dan Pacar Tetap Mesra meski Berbeda Pandangan Politik

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pacaran anak SMA (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pacaran anak SMA (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Ramainya isu politik menjelang pemilu 2019 enggak jarang menimbulkan gejolak perdebatan dan perselisihan antarteman, keluarga, bahkan sama pacar. Enggak sedikit orang yang justru mementingkan pilihan politiknya, dibanding menjaga hubungan dengan orang tersayang.

Eits, tapi jangan sampai perbedaan ini membuat hubunganmu dengan pacar jadi berjarak, atau bahkan putus hanya karena isu politik. Berikut lima tips yang dilansir Her Campus, agar kamu dan pacar tetap mesra meski berbeda pandangan politik.

1. Dengarkan dan komunikasikan

embed from external kumparan

Zaman sekarang, kebanyakan orang langsung menutup telinga ketika mendengar pendapat yang enggak sejalan dengan pemikirannya. Tentu ini bukan sikap yang pantas kamu lakukan kepada pacar, kalau ingin mempertahankan hubungan.

Bila pacarmu terus-menerus menyebutkan kejelekan partai politik yang kamu dukung, coba tahan amarah dan dengarkan opininya. Begitu pula sebaliknya. Usahakan komunikasi antara kalian berdua berjalan lancar untuk menyiasati perbedaan di dalam hubungan.

2. Jangan menganggapnya musuh

embed from external kumparan

Harus selalu ingat alasan kamu jatuh cinta kepadanya karena kepribadian dan sikapnya, bukan karena pandangan politik yang ia miliki. Jangan sampai kamu menganggap pacarmu adalah musuh dari partai seberang. Sebab terlepas dari huru-hara politik yang ada, dia masih orang yang sama seperti dulu kalian pertama pacaran.

3. Saling menghargai pendapat masing-masing

embed from external kumparan

Kamu mungkin berpikir bahwa tiap pasangan harus saling setuju tentang semua hal. Tapi nyatanya, anggapan ini salah besar. Kamu memiliki nilai, budaya, dan keyakinan tersendiri --begitu juga dengan pacarmu. Kamu harus hati-hati ketika salah satu dari kalian sudah menjawab "Iya, deh, kamu yang paling benar, aku salah". Sebab ini bukan tanda dari sebuah hubungan yang sehat.

Jadi cobalah untuk menghargai pendapat pacarmu, dan minta dia untuk menghargai pendapatmu. Bila kalian berdua sudah berada di tahap ini, apapun partai yang dia pilih enggak jadi masalah.

4. Fokus kepada isunya

embed from external kumparan

Terlepas dari perbedaan pandangan politik antara kamu dan pacar, bisa jadi kalian menginginkan perubahan yang sama. Namun mungkin berbeda cara melihatnya. Jadi, fokuslah pada isu yang kalian perjuangkan tersebut, alih-alih partai politik atau tokohnya. Di sisi lain, cara ini juga bisa mengingatkanmu kepada alasan kalian berdua masih bersama hingga kini.

5. Daripada terlalu banyak ngomongin politik, lebih baik pergi piknik

embed from external kumparan

Ya, ada baiknya kamu dan pacar enggak terlalu banyak membicarakan hal-hal yang justru membuat kalian bertengkar. Sekali, dua kali, mungkin enggak masalah, tapi kalau terlalu sering juga enggak baik, loh. Tiap kali pacarmu mulai menyinggung soal politik, coba alihkan pembicaraan ke ide-ide piknik, atau tempat-tempat traveling yang belum pernah kalian kunjungi.