7 Alasan Paling Sering Digunakan Mahasiswa untuk Bolos Kuliah

Suka atau tidak, sebagai mahasiswa, kita tidak bisa sepenuhnya jadi anak yang rajin dengan tingkat kehadiran tinggi. Namanya juga manusia, kita juga bisa merasakan kelelahan dengan sederet tugas dan problematika yang ada. Nah, mau tak mau, untuk mengistirahatkan otak, kita akhirnya memutuskan untuk bolos kuliah.
Lucunya, beberapa teman-teman kita yang memilih bolos kuliah rupanya punya beberapa alasan yang terkesan standar dan pasaran. Berikut beberapa contohnya.
Ada acara penting

Ya, beberapa temanmu yang sering terlibat acara penting mungkin akan bertumpu padamu untuk urusan tipsen. Salah satu mantan aktivis yang diwawancarai kumparan tapi tak ingin disebut namanya saat tipsen ke temannya akan mengatakan, “Aku tidak bisa ke kampus, ada acara di kampus/daerah.”
Acara penting ini beragam, mulai dari acara keluarga dadakan sampai soal kegiatan kampus yang dihelat bersamaan dengan jadwal perkuliahan.
Dosennya tidak ada

Temanmu yang super rajin, yang biasanya sudah ada di kelas satu jam sebelum kelas dimulai, mengabarkan kalau sang dosen berhalangan hadir. Namun absen tetap berjalan seperti biasanya. Nah, saat seperti inilah, mahasiswa yang belum siap kuliah lebih memilih tipsen dibanding datang ke kampus.
Sakit

Seyogianya mahasiswa yang sakit menggunakan surat dokter untuk izin. Namun ada beberapa dosen memang yang tetap menghitung absen mahasiswa yang sakit. Sehingga, daripada menghabiskan kuota bolos, mereka yang sakit lebih memilih tipsen.
Ikut turnamen

Ikut turnamen sepak bola atau futsal, tapi terbentur dengan birokrasi ketika mengurus dispensasi? Bagi mereka yang mengalami hal macam ini, tipsen dinilai lebih efektif ketimbang harus mengurus dispensasi.
Ketiduran

Ketiduran ini barangkali jadi alasan klasik bagi, misalnya, Tedi Kurniawan Hidayat yang dulu pernah kuliah di salah satu universitas di Jatinangor, Sumedang. Ketiduran tersebut, katanya, punya sebab macam-macam.
“Ketiduran karena abis (salat) tahajud, atau karena ketiduran abis nugas,” ujar Tedi.
Tugas belum selesai

Tidak mengikuti satu mata kuliah (matkul) setidaknya bisa memperpanjang waktumu untuk mengerjakan tugas lain yang bakal ditagih di matkul selanjutnya. Ini barangkali jadi alasan temanmu untuk tipsen dan kamu tidak enak menolaknya.
Mager

Sudahlah, enggak usah banyak alasan. Alasan kamu tipsen cuma karena males gerak (mager) kan? Tedi saja mengakui, “(Dari semua alasan itu) kebanyakan karena mager sih.”
