8 Kesusahan di Masa Lalu yang Enggak Kamu Temui Saat ini

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mesin tik. Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mesin tik. Foto: Helinsa Rasputri/kumparan

Zaman semakin berkembang, bukan cuma teknologi aja yang berkembang, tapi segala aspek kehidupan juga ikutan berkembang.

Buat kamu yang pernah merasakan hidup di era ini, kamu akan sedikit bernostalgia karena bisa bertahan dengan itu. Buat kamu yang enggak sempat merasakannya, kamu perlu tahu, nih, beberapa kesusahan di masa lalu yang enggak kamu temui saat ini seperti dilansir Good House Keeping.

  1. Enggak tahu siapa yang menelpon

embed from external kumparan

Kalau zaman sekarang, kamu bisa dengan gampang mengetahui siapa yang menelponmu karena terlihat di layar hp atau kamu bisa mencari nomor enggak dikenal tersebut lewat aplikasi.

Kalau dulu, sebelum adanya smartphone atau gadget yang memiliki layar penuh, kamu hanya bisa mengandalkan komunikasi lewat telepon kabel, jadi mau enggak mau kamu harus angkat teleponnya, deh.

  1. Mau telepon harus ke telepon umum

embed from external kumparan

Kamu salah satu yang udah menonton film 'Dilan'? Kamu lihat 'kan Dilan menggunakan telepon umum buat mengubungi Milea? Yup! Di zaman dulu, kalau kamu enggak punya telepon sedangkan kamu lagi di luar rumah, cara paling ampuhnya dengan menggunakan telepon umum.

Zaman sekarang, nyaris semua kalangan memiliki telepon genggam, menghubungi seseorang kini bukanlah hal yang sulit lagi.

  1. Memakai peta waktu mencari jalan

embed from external kumparan

Apa yang akan kamu lakukan ketika kamu akan berpergian ke tempat yang belum pernah diunjungi sebelumnya di zaman sekarang? Menggunakan aplikasi GPS? Yup! Menggunakan aplikasi GPS adalah hal yang mempermudah penggunanya untuk mencari jalan.

Namun, sebelum ada kemudahan GPS, kamu harus membawa peta ke mana-mana seperti 'Dora the Explorer' untuk mencari alamat. Mentoknya, kamu harus berupaya dulu untuk bertanya ke beberapa orang soal tujuanmu. Namun, itu pun enggak semua berjalan mulus karena beberapa orang kadang suka memberi arahan yang berbeda. Jadi PR lagi, kan?

  1. Mencari nomor telepon di yellow pages

embed from external kumparan

Buat mencari nomor telepon seseorang atau toko di zaman sekarang udah enggak susah sama sekali. Kamu hanya tinggal menghubungi 108 dan mendapatkan nomornya atau bisa juga mencarinya di Google.

Lebih mudahnya lagi, jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang seseorang, kamu cukup kepoin media sosialnya aja! Mudah 'kan?

Kalau di zaman dulu, kamu enggak akan dengan mudah menemukan nomor telepon seseorang. Kamu harus mencarinya di sebuah buku telepon yang dikenal dengan yellow pages.

Kamu harus mencari nomor tersebut di dalam buku yang berisi ratusan halaman dan diurutkan menurut abjad, susah bukan?

  1. Datang ke rental film

embed from external kumparan

Bersyukurlah zaman sekarang udah banyak pilihan untuk menonton. Mulai dari munculnya platform streaming seperti Netflix atau situs video, YouTube.

Namun, jauh sebelum secanggih sekarang, untuk menghibur diri untuk menonton, enggak semudah itu, lho.

Kamu harus datang ke toko penyewaan atau rental film, memilih film-film yang mau kamu tonton, membayar jasa rental sebanyak film yang kamu bawa pulang, dan enggak lupa mengembalikannya sesuai dengan tanggal yang ditentukan. Sistemnya mirip dengan meminjam buku di perpustakaan.

  1. Menggunakan mesin tik

embed from external kumparan

Komputer, laptop, tab, bahkan smartphone mempermudah kamu untuk mengetik dengan cepat dan bisa dilakukan di mana saja. Selain itu, enggak ada kesulitan atau kerugian apapun kalau terjadi salah pengetikan. Kamu bisa dengan mudah mengeditnya.

Kalau zaman dulu, kamu harus mengetik dengan mesin tik. Berat mesin tik yang enggak wajar, membuatmu enggak bisa membawanya ke mana-mana seperti laptop.

Udah gitu, kalau kamu salah ketik, kamu harus mengganti kertas, dan mulai mengetik dari awal lagi.

  1. Menggunakan papan tulis hitam dan kapur

embed from external kumparan

Saat ini, inovasi seperti papan tulis putih atau white board, power point, dan sebagainya udah sangat memperlancar belajar mengajar atau untuk keperluan presentasi.

Bayangkan, kalau di zaman dulu, jalan satu-satunya adalah menggunakan papan tulis hitam alias black board. Lebih ribetnya lagi, untuk menulis di atas black board, kamu harus menggunakan kapur tulis. Debu dari kapur pun cukup mengganggu karena bisa menempel di tangan dan pakaianmu.

  1. Susah mencari jawaban karena enggak ada Google

embed from external kumparan

Semua jawaban atas pertanyaan logis dan enggak logis kamu dengan mudah kamu temukan di Google. Apa yang kamu cari, mulai dari jawaban soal pelajaran, resep makanan, dan lain-lain, semuanya tersedia di Google.

Kalau zaman dulu, kamu harus mencarinya di buku ensiklopedia atau semacamnya untuk mendapatkan semua jawaban dari pertanyaanmu, kecuali jawaban dari semua doa-doamu soal jodoh, ya.

Gimana? Udah cukup bernostalgia? Atau bersyukur karena berhasil melewati masa-masa tersebut?