Acara Wall of Fades 2022 Digelar di Bandung dan Jakarta

1 Maret 2022 20:49 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Konferensi pers Wall of Fades 2022. Foto: Dok. Wall of Fades
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Wall of Fades 2022. Foto: Dok. Wall of Fades
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Acara tahunan Darahkubiru dan Team Up Wall of Fades kembali digelar. Event pameran sekaligus marketplace bagi para brand lokal Indonesia ini akan digelar secara offline di dua lokasi, yakni di Roastman Experience Bandung pada 4-6 Maret dan Senayan Park Jakarta pada 24-27 Maret 202.
ADVERTISEMENT
Sejak pandemi, Wall of Fades belum pernah mengadakan lagi offline experience, ini menjadi event Wall of Fades pertama yang digelar secara offline pasca-pandemi COVID-19. Wall of Fades 2022 akan menjadi pagelaran yang spesial dengan banyak kegiatan interaktif secara langsung untuk memuaskan para pencinta denim.
“Denim bukan hanya sekadar pakaian sehari-hari, tapi kami melihat Denim dalam nilai yang berbeda. Kami percaya denim membawa lebih banyak pengalaman melalui pengembangan denim itu sendiri dan komunitas yang terlibat di sekitarnya membawa kolaborasi yang menghasilkan pengembangan denim yang tidak hanya tentang fashion, tetapi juga kreativitas dan seni,” kata ketua umum, Rizqi Alkautsar, dalam siaran resmi, Selasa (1/3).
Ada empat kegiatan utama yang diselenggarakan Wall of Fades 2022 yaitu eksibisi, edukasi, musik, dan market. Eksibisi dibagi dua yaitu Denim Exhibition dan Art Installation. Sedangkan edukasi berisikan kegiatan Talks dan Workshop. Untuk musik, ada Live Music dan juga Live Online Music. Begitupun dengan market yang menghadirkan pengalaman Offline Market, Online Market, dan Community Corner
ADVERTISEMENT
Untuk Denim Exhibition, Wall of Fades 2022 ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada orang-orang dari 2 tahun terakhir yang diisi dengan kebanyakan acara online. Pameran akan fokus secara offline, dengan visual yang interaktif dan pendekatan pola pikir seni.
Pengalaman online juga tetap terpenuhi dengan menghadirkan pameran offline ke format online dengan menggunakan teknologi seperti VR atau IP Live. Eksibis denim akan fokus membawa denim kembali ke pengalaman biasa dengan menunjukkan anatomi denim, sejarah denim, evolusi denim, dan penataan denim.
Sedangkan dalam Art Installation, Wall of Fades 2022 berkolaborasi dengan seniman ternama yang akan merespons denim sebagai inspirasi utama mereka dalam instalasinya. Instalasi ini akan memberikan pengalaman penuh bagi penonton dan artis itu sendiri dengan membuat sesuatu yang melibatkan keduanya.
ADVERTISEMENT
Instalasi akan berupa tenda yang terbuat dari bahan denim berwarna terang. Satu sisi tenda akan dilukis oleh seniman dan sisi lainnya akan dihias, dilukis, dan digambar oleh penonton. Instalasi seni juga dilakukan secara online dengan menggunakan teknologi VR atau IP Live.
Untuk panggung talks akan diisi dengan pembicaraan mendalam dari orang-orang yang menginspirasi di industri kreatif yang dikemas dalam format hybrid. Sementara, workshop dihadirkan dalam wujud Pojok Eksperimen di mana pengunjung mendapat pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan.
Ada tiga jenis kegiatan yang dihadirkan yaitu Planting bersama Boedak Kaktoes, Kebun Ide, Taman Hayat. Lalu Food Craft bersama Pizza Place, Lawless Burger, Burger. Juga T-Shirt bersama Real Heavy, Public Culture, Dojo Studio.
ADVERTISEMENT
Vice President of Men Fashion Category Blibli, Christie, mengatakan Kolaborasi antara Blibli dan Darahkubiru dalam Wall of Fades 2022 adalah agenda tahunan yang dinantikan para denim enthusiast dan sebagai mitra e-commerce eksklusif. Selain itu Blibli juga menjadi partner untuk penjual tiket.
"Blibli memastikan pengalaman berbelanja di Wall of Fades semakin nyaman dengan menghadirkan produk-produk original serta berkualitas yang didukung solusi omnichannel yang terintegrasi secara seamless sehingga pelanggan, secara online maupun offline," kata Christie.
Konferensi pers Wall of Fades 2022. Foto: Dok. Wall of Fades