Akrab Serasa Keluarga Sendiri, Ini Untungnya Punya Sahabat Dekat

Friends are the family you choose. Pernah dengar ungkapan yang satu ini?
Saat duduk di bangku sekolah, kalimat ini mungkin belum pernah kamu rasakan kebenarannya. Namun lain soal saat kamu beranjak dewasa, merantau, atau tinggal jauh dari orangtua.
Keberadaan sahabat sungguh jadi penghangat hati dikala sepi melanda. Terlebih kalau kamu punya sobat yang kocak dan perhatian.
Khusus buat anak kos yang merantau ke luar kota, pasti senang saat diajak sohib makan, nongkrong, atau menginap di rumahnya. Suasana rumah yang ramai dan hangat mengingatkan kamu akan rumah sendiri. Betul?
Namun, 'sahabat rasa keluarga' enggak sebatas sering diajak menginap di rumahnya saja, lho. Mereka selalu ada dan siap sedia untuk membantu kamu di saat genting. Enggak perlu takut selama ada mereka di dekat kamu!
Apa saja sih, benefit asyik punya sahabat yang saking akrabnya, pantas disebut sebagai keluarga kedua?
Jasa antar jemput
Ini nih, yang paling berguna. Saking dekatnya hubungan persahabatan kalian, kamu enggak perlu segan minta tolong sohib untuk antar-jemput kamu di kampus, kantor, bahkan bandara sekalipun. Sengomel-ngomelnya mereka, pasti enggak bakal tega menolak permintaan tolong kamu yang sedang membutuhkan. Tapi ingat, minta tolongnya jangan tiap hari kalau enggak mau dijutekin dan disuruh naik ojek online sendiri!
Menemani saat sakit
Enggak ada yang lebih ngenes ketimbang sakit sendirian di kos atau apartemen. Jauh dari orangtua dan keluarga (jomblo pula), pastinya kamu merasa enggak berdaya dan sedih karena harus mengurus diri sendiri.
Namun, beda soal kalau kamu punya sohib atau geng yang bisa diandalkan. Tanpa diminta, sahabat sejati bakal datang untuk merawat dan membawakan makanan kesukaan kamu. Energi ceria dan celetukan konyol dari sahabat bakal menyuntikkan energi dan bikin kamu cepat sembuh.
Partner traveling dan makan bareng
Saat kebelet pengin liburan, kamu tinggal mengajak sohib untuk menemani. Jadi, nyaris enggak ada kata 'mati gaya' dalam kamus hidup kamu. Saat malas makan sendirian pun, kamu tinggal chat atau telepon sahabat untuk minta ditemani atau makan bareng.
Saat sedang bokek atau sindrom akhir bulan melanda, doi pun enggak segan mengizinkan kamu berhutang. Dengan catatan, asal jangan lupa diganti, ya!
Bantu memperbaiki rumah/barang rusak
Benefit ini berlaku kalau kamu punya sahabat cowok. Mereka sangat bisa diberdayakan untuk bantu mengangkut barang saat pindahan kos/rumah. Dengan catatan dikasih upeti makanan, tentunya. Hehe.
Saat AC mendadak enggak dingin, pintu ngadat, atau wi-fi rumah error, kamu bisa minta pertolongan dari mereka. Sangat berguna, kan?
Tempat curhat 24 jam
Selain keluarga kandung, sahabat juga berperan untuk memberi emotional support saat kamu sedih atau dirundung masalah. Meskipun itu berarti mereka harus standby kuping 24 jam untuk mendengarkan curhat dan keluh-kesah kamu yang (mungkin) isinya itu-itu saja. Siapa nih, yang punya kebiasaan curhat berjam-jam di telepon bareng sahabat?
