Aksi Solidaritas Bonek dan BCS untuk Palestina Lewat Koreografi

Ada hal menarik yang terjadi di lanjutan Liga 2 Indonesia antara Persebaya vs Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (27/7) kemarin.
Pendukung Persebaya yang berjuluk Bonek Mania, menunjukkan aksi solidaritas mereka kepada warga Palestina yang beberapa waktu ini kembali tegang dengan tentara Israel.
Bentuk dukungan Bonek kepada warga Palestina ditampilkan dalam sebuah koreografi di dalam stadion. Koreo yang ditampilkan di tribun utara dan selatan ini mempertontonkan sebuah gambar bendera Palestina bersanding dengan bendera Indonesia.
Sebelum laga dimulai, bentuk dukungan lain yang diberikan oleh Bonek adalah teriakan "save Palestina dan "Palestina freedom". Sontak aksi yang mereka lakukan ini mendapat tepuk tangan dari puluhan ribu penonton di dalam stadion.
Sambil menyanyikan chant khas Bonek untuk mendukung Persebaya, para supoter juga terlihat membawa bendera Palestina dan menyandingkannya dengan bendera Indonesia sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat Palestina.
Tak hanya Bonek saja yang menunjukkan dukungan mereka kepada Palestina. Pendukung PSS Sleman Yogyakarta yang tergabung dalam kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS) juga mempersembahkan koreografi yang menampilkan bendera Palestina lengkap dengan spanduk bertuliskan "Freedom".
Saat PSS Sleman menyambut tamu mereka, Persibangga Purbalingga, di Stadion Maguwoharjo, Kamis (27/7), para BCS yang berada di tribun belakang gawang melakukan gerakan koreo yang menghasilkan gambar bendera Palestina sambil menyanyikan chant untuk mendukung PSS Sleman.
Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi dunia sepak bola Indonesia yang beberapa hari lalu sempat berduka karena meninggalnya Ricko, seorang suporter Persib, akibat ditikam sesama Bobotoh.
Aksi dan kreativitas yang viral di media sosial ini setidaknya bisa menggambarkan bagaimana sebuah pertandingan sepak bola bisa melebur perbedaan dan memantik sisi humanis setiap penonton yang hadir menyaksikan. Sekaligus menghibur dengan adu koreografi dan kreativitas di tribun masing-masing. Dilengkapi dengan nyanyian yang penuh gelora untuk mendukung tim, bukan cants yang penuh dengan dendam dan saling menjatuhkan.
