Auto Dilirik HRD! Ini 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis CV
ยทwaktu baca 3 menit

CV adalah dokumen terperinci yang biasa dipakai oleh para pencari kerja ataupun pencari beasiswa. Biasanya tidak hanya desain bagus yang diutamakan, melainkan bagaimana cara kamu bisa untuk mempromosikan diri pada recruiter lewat CV ini.
Biasanya CV mencakup informasi seperti pengalaman kerja, prestasi dan penghargaan, proyek penelitian, maupun publikasi.
Ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi bahan pertimbangan rekruter, lho. Layak atau tidaknya kamu diterima itu tergantung dari isi CV yang akan kamu buat. Oleh karena itu, agar CV kamu dilirik HRD yuk simak lebih lengkap tips di bawah ini!
Buat Personal Statement yang singkat
Personal Statement adalah bagian dari CV yang memberikan gambaran singkat kepada HR tentang profil atau tujuan karier kamu. Duduk di bagian atas CV, ini adalah kesempatan kamu untuk benar-benar mempromosikan diri kepada HR.
Seorang HR hanya menghabiskan rata-rata 8-10 detik untuk memindai CV. Maka dari itu, pada bagian ini kamu cukup deskripsikan secara singkat tentang kemampuan yang kamu kuasai dan minat terbesarmu. Kamu tidak perlu mencantumkan informasi seperti tanggal lahir, suku, agama maupun status.
Buat CV dengan maksimal 2 halaman
HRD hanya memiliki waktu terbatas untuk membaca CV kamu, jadi pastikan kamu menulis poin-poin penting saja terkait pengalaman kerja, pengalaman organisasi, prestasi, dan penghargaan yang memang relevan dengan posisi yang kamu ambil.
Jika kamu memuat banyak tulisan yang tidak relevan dan info tidak penting, rekruter akan bosan dalam membacanya.
Buat isi CV dengan jujur
Kejujuran memang kebijakan terbaik yang perlu kamu berikan dalam CV kamu. Jangan pernah memaksakan kebenaran, karena kebohongan sekecil apa pun dapat merusak kredibilitas kamu nantinya. Tuliskan pengalaman yang kamu miliki secara relevan dan benar adanya, baik itu sedikit atau sekecil apa pun. Hindari informasi palsu hanya untuk menarik perhatian HRD.
Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
Dalam mendeskripsikan diri dan pengalaman di CV, kamu harus menggunakan bahasa yang sesuai dan hindari penggunaan istilah yang sulit dimengerti. Jangan pernah menulis campur-campur bahasa Indonesia maupun Inggris dalam CV, karena hal ini akan membuat HRD bingung dan terkesan tidak profesional.
Gunakan Font Profesional
HRD hanya menghabiskan beberapa detik melihat CV kamu. Jadi, buatlah terlihat profesional dan mudah dibaca dengan menggunakan font yang konsisten dan profesional, seperti Times New Roman, Arial, Trebuchet, Calibri, Georgia, dengan ukuran font antara 10 hingga 14.
Kemudian, kamu juga perlu mengemas tulisan dengan jarak yang tidak terlalu padat. Aturan sederhana ini akan membantu rekruter lebih fokus pada pengalaman, keahlian, dan nilai yang dapat kamu bawa ke perusahaan mereka.
-------------------------
Yuk, jadi perwakilan kampusmu! Raih kesempatan tampil di kumparan dan kelas ekslusif setiap bulan. Daftarkan dirimu segera dengan mengisi form berikut ini:
Laporan Mutiara Oktaviana
