Beasiswa S1 di NTU Singapura, Dapat Tunjangan Hidup Rp 68 Juta
ยทwaktu baca 4 menit

NTU atau Nanyang Technological University di Singapura merupakan salah satu kampus terbaik di Asia dan dunia versi QS Ranking.
Kampus ini sedang membuka pendaftaran beasiswa S1 secara gratis. Ada beberapa program yang ditawarkan untuk kuliah di NTU, simak selengkapnya di bawah ini!
1. Program Nanyang Scholarship
Beasiswa ini memberi manfaat pembiayaan studi hingga lulus, mulai dari biaya kuliah hingga biaya hidup di Singapura. Penerima beasiswa wajib menyelesaikan studi dengan target waktu yang ditentukan dan menjaga prestasi akademiknya.
Berikut cakupan beasiswanya:
Biaya kuliah penuh hingga lulus S1.
Tunjangan biaya hidup sebesar 6.500 dolar Singapura atau sekitar Rp 68 juta per tahun akademik.
Tunjangan tempat tinggal hingga 2.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 21 juta per tahun akademik.
Biaya perjalanan hingga 5.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 52 juta untuk pelajar dari luar negeri yang memenuhi syarat.
Tunjangan komputer sebesar 1.750 dolar Singapura atau Rp 18 juta yang dibayarkan sekali.
Sementara, kriteria yang harus dipenuhi untuk mendaftar program beasiswa Nanyang Scholarship adalah:
Telah lulus dan memiliki sertifikat GCE A-Level yang sah untuk menempuh pendidikan di Singapura, atau ijazah SMA yang diberikan oleh politeknik di Singapura, NUS High School Diploma, IB Diploma, atau ijazah setara kelas 12.
Memiliki prestasi baik akademik maupun non-akademik.
Memiliki potensi kepemimpinan yang kuat.
Bagi pendaftar beasiswa untuk program Ilmu Biomedis & Kesehatan, beasiswa hanya mencakup tiga tahun pertama kuliah di NTU.
Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftar program beasiswa Nanyang Scholarship antara lain:
Penerima beasiswa tidak diperkenankan untuk menerima beasiswa, pembiayaan studi, dan sejenisnya dari pihak lain.
Penerima beasiswa wajib mempertahankan prestasi akademik berupa nilai IPK atau Cumulative Grade Point Average (CGPA) minimum 3,5 dari skala 5,0. Prestasi akademik akan ditinjau setiap semester.
Penerima beasiswa diharuskan untuk mengambil peran sebagai duta mahasiswa, atau peran serupa lainnya, mewakili universitas untuk menggelar acara akademik, menerima tamu, dan lain sebagainya.
Beasiswa dapat dihentikan sewaktu-waktu jika, menurut pendapat universitas, kinerja atau perilaku penerima beasiswa dianggap tidak memuaskan.
Jika penerima mengakhiri beasiswa sebelum waktu masa studi selesai, akan dikenakan denda berupa pengembalian biaya dari penerima beasiswa kepada pihak pengelola beasiswa.
2. Program ASEAN Scholarship
Beasiswa ini juga menjamin biaya studi hingga lulus. Penerima wajib menyelesaikan studi dengan target waktu yang ditentukan dan menjaga prestasi akademiknya.
Cakupan beasiswanya yakni biaya kuliah penuh hingga lulus S1, dan tunjangan hidup sebesar 5.800 dolar Singapura atau sekitar Rp 61 juta per tahun akademik.
Sementara kriteria yang harus dipenuhi untuk mendaftar program beasiswa ASEAN Scholarship adalah:
Warga negara di wilayah ASEAN (termasuk Indonesia).
Seluruh program kuliah diperkenankan untuk mendaftar beasiswa ini, kecuali Renaissance Engineering Programme (REP). Untuk program Ilmu Biomedis & Kesehatan, beasiswa hanya akan mencakup tiga tahun pertama studi di NTU.
Telah lulus dan memiliki sertifikat GCE A-Level yang sah untuk menempuh pendidikan di Singapura, atau ijazah SMA yang diberikan oleh politeknik di Singapura, NUS High School Diploma, IB Diploma, atau Ijazah setara Kelas 12.
Memiliki prestasi baik akademik maupun non-akademik.
Memiliki potensi kepemimpinan yang kuat.
Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftar program beasiswa ASEAN Scholarship sama dengan program Nanyang Scholarship.
Cara Mendaftar Beasiswa
Pelamar beasiswa diharapkan mengirimkan berkas pendaftaran sebagai syarat masuk untuk seleksi. Berkas tersebut antara lain: Dokumen Singapura-Cambridge GCE A - Level atau ijazah SMA yang diberikan oleh politeknik di Singapura, NUS High School Diploma, IB Diploma, atau ijazah setara kelas 12.
Esai pribadi maksimal 300 kata. Terdapat tiga topik pilihan yang bisa disimak di formulir pendaftaran.
Pas foto terakhir berukuran foto paspor.
Surat rekomendasi akademik. Surat ini ditulis oleh guru atau kepala sekolah untuk memberi rekomendasi dari prestasi akademik. Masukkan informasi dari pemberi rekomendasi. Saat menyelesaikan pendaftaran, pemberi rekomendasi akan menerima email dari panitia dan diharuskan membalas dengan surat rekomendasi dalam jangka waktu tujuh hari.
Setelah semua berkas terkumpul, bisa dilanjutkan mendaftar secara online. Isi formulir yang ada dan simpan informasi login untuk proses beasiswa selanjutnya
Jadwal Seleksi Beasiswa
Deadline pendaftaran yakni Januari 2022.
Wawancara seleksi beasiswa akan berlangsung antara Maret hingga Mei 2022.
Pelamar beasiswa yang terpilih untuk wawancara akan diinformasikan melalui email pada pertengahan Mei 2022.
Pelamar beasiswa yang tidak terpilih juga akan diinformasikan melalui email pada akhir Mei 2022.
