kumparan
28 Agustus 2019 12:44

Bisnis Zarry Hendrik: Merangkai Kata Bisa Beri Makan Istri

Zarry Hendrik. Foto: Instagram/ @zarhendrik
Andriani Fajrin (25) tak terbiasa menulis caption Instagram dengan cepat. Wanita asal Jakarta Utara itu pernah menunggu semalam untuk mengunggah foto liburannya.
ADVERTISEMENT
“Saya selalu mikir dulu, jangan sampai bikin malu (caption-nya),” ungkap dia kepada kumparan, Senin (26/8).
Untuk itu, ia memutuskan mencari jasa penyusun caption untuk mengunggah foto lamarannya pada 7 Agustus lalu. Andriani tahu layanan jasa tersebut melalui kicauan Zarry Hendrik yang berseliweran di timeline Twitter-nya.
Sebelum populer sebagai selebtweet, Zarry Hendrik dikenal sebagai penulis puisi melalui layanan blogging, Tumblr. Ia juga pernah menerbitkan buku berjudul Dear Zarry’s yang menjadi best seller pada 2012 lalu.
Kepada tim Zarry Hendrik, Andriani memesan caption untuk hari lamarannya. Ia menginginkan caption yang romantis dengan nuansa lucu.
com-Aplikasi media sosial. Foto: Shutterstock
Sebelum membuka jasa rangkai kata dan, Zarry Hendrik kerap diminta membantu temannya untuk membuat skrip janji suci pernikahan. Termasuk, memberikan tips mendekati gebetan dengan kata-kata.
ADVERTISEMENT
Hingga akhirnya, dia dipercaya Dave Mahendra untuk membuat quote di kemasan kopi miliknya.
“Januari 2019 sepakat untuk membuat perusahaan, pioneer jasa rangkai kata,” ujar Hendrik, Senin (26/8).
Perusahan tersebut terdiri dari brand ZH yang terdiri dari tiga divisi: perangkai kata, perangkai gambar, dan jasa teman berbayar. Khusus layanan chatting, tidak ada solusi yang ditawarkan untuk klien. Tapi, hanya sebatas teman mengobrol, bukan konsultasi psikologi.
Proses Mengetik Foto: Shutterstock
Sementara itu, anak perusahaan lain adalah Kapitulis. Bergerak sebagai talent management bagi perangkai kata atau penulis. Seperti manajemen artis, ada manajer yang tugasnya menjual jasa.
Hingga kini, Kapitulis menampung 17 perangkai kata, 5 perangkai visual, dan 2 admin teman chatting.
Hendrik menyebut, pesanan paling banyak berupa surat dan chat yang bersifat pribadi. “Kebanyakan orderan bahagia, seperti ucapan ulang tahun, wisuda, atau perpisahan ke bos,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Hendrik juga menerima tawaran di luar jasa yang dia iklankan. Seperti jasa pemberian nama bayi atau company profile. “Sebelumnya belum ada produk itu, tapi ada yang minta dibuatin, ya akhirnya ada,” jelas Hendrik.
Akan tetapi, dia tidak bisa melayani jasa untuk keperluan yang merugikan orang lain. Sebut saja, pembuatan ujaran kebencian atau pesan untuk menceraikan pasangan. Walaupun, ada saja pesanan-pesanan seperti itu.
“Kita punya concern, order seperti itu, kita tidak bisa,” jelas Hendrik.
Loading Instagram...
Untuk jasanya, Hendrik mematok harga berdasarkan waktu pengerjaannya. Selain itu, jenis caption, baik untuk media sosial atau surat juga ada aturannya sendiri, dengan satuan lembar A4.
Akan tetapi, timnya hanya membatasi revisi maksimal dua kali. Jika lebih, maka dikenakan biaya tambahan.
ADVERTISEMENT
Misalnya, untuk yang paket personal dengan waktu penyelesaian 21 hari, dikenakan biaya Rp 50 ribu. Sementara jika klien menginginkan pesanannya rampung dalam satu hari, maka akan dibandrol Rp 400 ribu. Dengan tarif tersebut, Hendrik mengaku, mampu meraup omzet ratusan juta rupiah per bulan.
Ilustrasi kata-kata. Foto: Pixabay/wilhei
Memang, tenggat waktu masih menjadi tantangan dalam bisnisnya. Terkadang ada perangkai kata yang terlambat dalam mengirimkan pesanan caption.
“Kalau kasusnya seperti ini, klien boleh minta pengembalian dana,” ucapnya.
Bagi Hendrik, ide bisnis ini bukan semata sebagai jembatan bagi orang yang kesulitan menyampaikan pesan melalui kata-kata. Tetapi juga untuk memberikan kepercayaan diri kepada penulis.
“Ada stigma kita (penulis) tidak bisa memberikan istri dengan kata-kata, tapi ternyata saya bisa,” tandas Zarry Hendrik.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan