Buzz
·
18 Mei 2021 16:38

Bukan Wajib, Startup Digital Akan Jadi Mata Kuliah Pilihan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bukan Wajib, Startup Digital Akan Jadi Mata Kuliah Pilihan (402035)
searchPerbesar
Ilustrasi startup. Foto: Shutter Stock
Belakangan beredar kabar Startup Digital akan jadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di 2022.
ADVERTISEMENT
Namun, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) meluruskan bahwa Startup Digital akan menjadi mata kuliah pilihan.
Dilansir laman Dikti Kemdikbud, mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) Dikti secara nasional ada empat, yaitu Bahasa Indonesia, Kewarganegaraan, Agama, dan Pancasila. Maka itu Startup Digital bukan termasuk MKWK.
Jika perguruan tinggi ingin menyempurnakan kurikulum yang relevan dengan menambahkan Startup Digital menjadi mata kuliah tambahan atau pilihan, maka dapat diputuskan secara otonom.
"Kami akan dorong hadirnya mata kuliah Startup Digital pada 2022. Namun perlu kami luruskan bahwa sifatnya opsional, seperti program kewirausahaan sebagai bagian dari Kampus Merdeka," terang Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti), Paristiyanti Nurwardani.
Dia menambahkan, mata kuliah itu dapat diambil oleh mahasiswa yang berminat.
ADVERTISEMENT

Mata Kuliah Startup Digital dari Kolaborasi Ditjen Dikti dan Kominfo

Bukan Wajib, Startup Digital Akan Jadi Mata Kuliah Pilihan (402036)
searchPerbesar
Ilustrasi startup. Foto: Pixabay
Mata kuliah Startup Digital merupakan bagian dari kolaborasi antara Ditjen Dikti dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada Gerakan 1000 Startup Nasional.
Mata kuliah yang direncanakan hadir pada 2022 ini akan tetap dipersiapkan, untuk memberikan pelatihan startup kepada dosen yang nantinya akan mengajar.
Secara nasional Ditjen Dikti dan Badan Riset SDM Kemenkominfo akan menyediakan modul berstandar nasional dan narasumber, dalam Diklat Startup Digital.
Diharapkan mata kuliah Startup Digital dapat semakin memperkaya pilihan bagi mahasiswa. Nantinya mahasiswa juga dapat semakin mudah mengembangkan diri sesuai dengan minat dan kompetensinya, agar dapat bersaing di dunia kerja.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020