Entertainment
·
26 Oktober 2020 17:39

Cara Ismaya Group Bertahan saat Pandemi COVID-19

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Cara Ismaya Group Bertahan saat Pandemi COVID-19 (69507)
Co-Founder Ismaya, Christian Rijanto, dalam webinar di Festival UMKM kumparan. Foto: kumparan
Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia berimbas ke berbagai sektor, termasuk dunia bisnis. Ismaya Group sempat terkena imbasnya.
ADVERTISEMENT
Ismaya Group sempat menutup restoran dan kafenya saat ada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Kita (saat itu) tutup untuk ikuti PSBB," kata Co-Founder Ismaya, Christian Rijanto, dalam webinar di Festival UMKM kumparan hari pertama, Senin (26/10).
Selama sekitar sebulan restoran dan kafe Ismaya Group tidak beroperasi. Meski begitu, mereka tidak sekadar berdiam diri.
Ismaya Group mempersiapkan inovasi. Ada hal baru yang mereka tawarkan untuk masyarakat.
"Kita tahu bakal buka lagi, cara enggak boleh sama. Kita buat perubahan, bagaimana buat orang merasa aman. Creating a good life dengan cara yang berbeda," ucap Christian.
Cara Ismaya Group Bertahan saat Pandemi COVID-19 (69508)
Co-Founder Ismaya, Christian Rijanto, dalam webinar di Festival UMKM kumparan. Foto: kumparan
Christian mengungkapkan cara Ismaya Group membuat masyarakat merasa aman dan nyaman ketika datang ke tempat makan milik mereka.
ADVERTISEMENT
"Orang datang ke outlet food and beverages tanpa menyentuh barang apa, bisa pesan makanan dari HP. Kami ikutin safety protocol tentang COVID," tutur Christian.
Selain itu, Ismaya bikin home delivery service. Salah satu bentuknya adalah Ismaya Gourmet Shop, yang melayani berbagai pilihan daging premium, keju, dan rempah-rempah.
"Semua orang bisa masak secara mudah di rumah," ucap Christian.
Inovasi yang baru, Christian mengatakan orang-orang nantinya bisa membeli produk dari Ismaya secara online.
Cara Ismaya Group Bertahan saat Pandemi COVID-19 (69509)
Menu home delivery Ismaya Group. Foto: Dok. Ismaya
Dari segi pertunjukan musik, Ismaya Group membuat event secara online. Salah satunya We The Fest virtual.
Meski begitu, Ismaya tidak mau memberikan konsep konser virtual yang biasa saja. "Kita memberikan fun experience. Bikin syutingnya ada yang perform di mobil, perform sambil olahraga," tutur Christian.
ADVERTISEMENT
Menurut Christian, hal terpenting dalam membuat sesuatu adalah inovasi dan produk yang dihasilkan memiliki nilai yang bagus. Hal itu yang terus dilakukan oleh Ismaya Group.
"Jangan meng-copy dari banyak orang, tapi yang identik dengan produk kamu sendiri dan a good value. Harus selalu berinovasi," tutup Christian.