Cerita Fawwaz: Siswa yang Diterima 5 Kampus Terbaik Dunia, Tapi Pilih UI

28 April 2022 17:12
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
ADVERTISEMENT
Keren. Frasa yang cocok untuk menggambarkan sosok Fawwaz Farhan Sarabi. Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia itu berhasil diterima di lima kampus terbaik di dunia.
ADVERTISEMENT
Kelima kampus itu tersebar di tiga benua yaitu Asia, Australia, dan Eropa. Di Asia sendiri, Fawwaz diterima di Universitas Indonesia yang ia dapatkan melalui jalur SNMPTN.
Untuk di Australia, ia diterima di Monash University, Adelaide University, dan Royal Melbourne Institute of Technology. Untuk di Eropa, ia lolos di Wageningen University & Research, Belanda.
Lolos diterima di kampus terbaik pastinya menjadi impian banyak orang. Kendati begitu, Fawwaz harus tetap memilih kampus mana yang akan menjadi pilihannya. Dari sekian kampus terbaik di dunia, Fawwaz pun akhirnya memilih Universitas Indonesia sebagai tempatnya menimba Ilmu.
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
Anak kedua dari dua bersaudara itu memang bercita-cita sebagai guru besar di bidang ilmu hukum, sehingga ia memantapkan hatinya untuk memilih Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Sebenernya di beberapa Universitas di luar (negeri) udah jadi salah satu impian Fawwaz sih. Kayak Monash University itu, Fawwaz jujur udah nempelin poster Monash University di kamar gitu. Cuma balik lagi, jurusan yang Fawwaz pilih paling utama itu jurusan Hukum, yang mana kalau Hukum memang S1-nya lebih baik di Indonesia dulu, baru belajar dasar-dasar dulu gitu," kata Fawwaz kepada kumparan, Kamis (28/4).
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
Fawwaz bercerita kecintaannya terhadap dunia hukum bukan tanpa alasan, sedari kecil Fawwaz memang sudah tertarik dengan isu-isu hukum. Terlebih Fawwaz memiliki orang tua dengan background hukum.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Jujur Fawwaz itu memang tertarik dengan isu-isu hukum. Suka lihatin berita, terus lihatin pokoknya hal-hal yang berbau hukum. Pun juga dengan ibu, ibu sendiri tuh background-nya dosen hukum juga. Jadi Fawwaz suka lihatin ibu kerja," beber remaja yang mengidolakan sosok Artidjo Alkostar tersebut.
ADVERTISEMENT
Pria yang pernah meraih medali emas di olimpiade sains tingkat madrasah itu pun berpesan kepada seluruh pelajar di Indonesia agar tidak takut untuk bermimpi dan jangan takut untuk berani mencoba sesuatu hal baru.
"Fawwaz punya target bahwa untuk pendidikan itu harus diraih dengan kualitas yang tertinggi gitulah. Jadi Fawwaz coba memperbanyak pilihan itu. Untuk melanjutkan pendidikan ke depannya gimana Fawwaz itu juga coba-coba daftar sana-sini gitu," ujarnya.
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Fawwaz Farhan Sarabi dok: pribadi
Fawwaz juga mengatakan keberhasilannya ini tidak terlepas dari dukungan orang-orang di sekitarnya, baik dari keluarga, sekolah, dan teman-temannya.
"Alhamdulillah lingkungannya sehat, lingkungannya mendukung. Lingkungan pertemanan, lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan yang memang sangat mendukung. Terus juga dibarengi dengan motivasi yang kuat juga dan tekad kuat juga dari Fawwaz," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Meski sudah diterima di kampus terbaik di dunia, bukan berarti hal tersebut membuat Fawwaz berpuas diri. Justru bagi Fawwaz ini adalah awal dari segalanya.
"Ini baru awal dari segalanya. Baru awal dari pencapaian-pencapaian selanjutnya. Jadi mohon doanya mohon dukungannya semoga bisa tetap istikamah dan lebih baik lagi," tutupnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020