Dear Kelas 12, Ini Alasan Kenapa Lintas Jurusan SNMPTN 2022 Tidak Disarankan

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gagal SNMPTN. Foto: Dok. Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gagal SNMPTN. Foto: Dok. Freepik

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyarankan agar siswa kelas 12 yang saat ini yang bersiap-siap mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 untuk memilih program studi (prodi) berdasarkan jalur terakhir di jenjang SLTA atau tidak lintas jurusan.

Mengutip laman LTMP, pemilihan prodi pada jalur SNMPTN berdasarkan jurusan terakhir di SLTA asal. Apabila kamu ingin mencoba mendaftar lintas jurusan, silakan mencermati persyaratan prodi pilihan di PTN pilihan, apakah telah sesuai dengan kondisi kamu.

Menurut Manajer SNMPTN 2022, Riza Satria Perdana, pada dasarnya setiap prodi sudah memiliki persyaratan masing-masing. Jadi, sebaiknya siswa kelas 12 memilih program studi sesuai dengan jurusan selama di bangku SLTA.

“Kalau ada program studi yang dihitamkan itu artinya bahwa prodi tersebut itu tidak boleh dipilih adik-adik karena mungkin jurusan dari sekolahnya tidak sesuai dari prodi tersebut. Misalnya harus memilih prodi IPA tapi adik-adik IPS maka akan muncul seperti itu,” kata Riza saat melakukan Sosialisasi Mekanisme Pendaftaran SNMPTN 2022 secara online, Minggu (13/2).

Lantas kenapa SNMPTN lintas jurusan itu tidak disarankan?

Tangkapan layar Sosialisasi Mekanisme Pendaftaran SNMPTN 2022. foto Nurlaela

Dilansir campuspedia, berikut alasan kenapa tidak disarankan lintas jurusan saat SNMPTN

Sulit membuat penilaian

Hal yang paling pasti dari penilaian dari SNMPTN itu adalah nilai rata-rata dari rapor. Misalnya untuk prodi saintek hanya menilai pelajaran IPA, sedangkan soshum menilai mata pelajaran IPS. Tentu ini jadi kerugian besar buat yang mau lintas jurusan. Kalau cuma dinilai mata pelajaran yang relevan.

Peluang kesempatannya sangat kecil

Biasanya tiap PTN itu akan lebih memprioritaskan prodi sesuai jurusan. Seperti prodi saintek akan memenuhi kuotanya terlebih dahulu untuk jurusan IPA, begitu pun untuk prodi soshum. Makanya peluang kamu buat lolos tuh kecil.