Diduga Langgar Hak Cipta, Justin Bieber dan Dan + Shay Digugat Perusahaan Musik
·waktu baca 2 menit

Justin Bieber dan rekan duetnya Dan + Shay tersandung kasus hukum. Mereka digugat oleh perusahaan musik bernama Melomega.
Pihak Melomega menggugat Justin beserta Dan karena lagu 10.000 Hours diduga telah mengambil bagian inti dari lagu miliknya yang berjudul The First Time Baby is a Holiday. Gugatan itu pun sudah dilayangkan ke pengadilan federal Los Angeles pada Kamis (21/4).
"10.000 Hours tidak hanya secara substansial mirip dengan The First Time Baby is a Holiday. Penggugat menyalin, dengan sangat rinci, bagian inti yang paling penting dari lagu penggugat, yang mencakup bagian chorus, verse, dan hook,” demikian bunyi gugatan yang dikutip Variety, Selasa (26/4).
Pihak Melomega juga mengatakan terdapat kesamaan yang sangat mencolok dari lagu 10.000 Hours milik Justin dengan lagunya. Klaim tersebut pun didukung oleh seorang ahli musik Dr. Alexander Stewart.
"Kesamaannya sangat mencolok sehingga 10.000 Hours tidak bisa dibuat secara independen," tulis pihak Melomega.
Meskipun The First Time Baby Is A Holiday memiliki hak cipta pada tahun 1980, namun dalam surat gugatan lagu tersebut dirilis pada tahun 2014 oleh Orchard, yang dimiliki oleh Sony Music.
Seperti diketahui, lagu 10.000 Hours dirilis pada Oktober 2019 usai pelantun lagu Baby itu menikah. Lagu itu bercerita tentang kisah romantis seorang pasangan yang berjanji untuk menghabiskan waktu bersama selama 10.000 jam.
Lagu 10.000 Hours ini pun menjadi hit dan membuat Justin dan Dan + Shay mendapatkan Grammy pada tahun 2021 untuk Best Country Duo/Group Performance.
