Gandeng Tuan Tigabelas, Duo LoFi Asal Semarang SeteruSunyi Rilis Lagu Baru

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gandeng Tuan Tigabelas, Duo LoFi Asal Yogyakarta SeteruSunyi Rilis Lagu Baru dok SeteruSunyi
zoom-in-whitePerbesar
Gandeng Tuan Tigabelas, Duo LoFi Asal Yogyakarta SeteruSunyi Rilis Lagu Baru dok SeteruSunyi

Duo LoFi asal Semarang, SeteruSunyi menggandeng Tuan Tigabelas dalam lagu terbarunya, Melihat Pelangi. Ini menjadi single ke-4 dari grup musik beranggotakan Irene Sampouw (vokal) & Shania Krishna (bass) itu.

Enggak cuma konsisten dengan genre LoFi sebagai identitas musik mereka, kini SeteruSunyi juga menambahkan sentuhan hip hop.

Lagu Melihat Pelangi menggambarkan harapan meski di tengah kehidupan yang keras, tetap harus menjalaninya dengan kepercayaan kelak akan datang pelangi.

SeteruSunyi juga merilis video klip Melihat Pelangi yang mengangkat sebuah cerita kehidupan jalanan. Kamu bisa menyaksikannya di bawah ini.

video youtube embed

Lirik Lagu Melihat Pelangi dari SeteruSunyi dan Tuan Tigabelas

Kita semua pasti pernah mengalami situasi

dimana diri mulai berseteru dengan sunyi

dan hati berharap agar awan gelap segera pergi agar kita bisa melihat pelangi

(Bait 1)

Lelah Cemas tak menentu

Semua jalan terasa buntu

Letih kuasai asaku,

semua berseteru, menyiksa diriku

Entah sampai kapan oh, entah sampai kapan uh..

Ku harus bertahan, ku harus memulai, ku harus menanti

(Bait 2)

Bertahan sakit bak sembilu

Darahku serasa membeku

Langit begitu syahdu,

tak lagi membiru, menyiksa ku pilu

Entah sampai kapan oh, entah sampai kapan uh..

Ku harus bertahan, ku harus memulai, ku harus menanti

(Chorus)

Ku coba kuatkan

Hati yang gelisah menantimu

Ku tak mampu diam

Ku tak mampu menahan rasa rindu

(Bait 2)

Bertahan sakit bak sembilu

Darahku serasa membeku

Langit begitu syahdu,

tak lagi membiru, menyiksa ku pilu

Entah sampai kapan oh, entah sampai kapan uh..

Ku harus bertahan, ku harus memulai, ku harus menanti

(Rap)

Rindu memburu hingga nafas terasa berat

kadang cahaya tertutup oleh awan pekat

hingga ku tak bisa lihat, ku makin terjerat

ku tak bisa lari karena kaki ku terikat

jadi, ku tenangkan diri

bangkit dan berdiri

walau malam berganti kau tetap tak disisi

coba kuatkan hati walau kadang ku berteman sepi

tapi ku yakin pasti nanti hati kan bawa kau pulang kembali

(Bridge)

Dan tegarlah berdiri hingga badai berlalu

Gerakkan langkah dan derapkan lajumu selalu

Ditengah kabut dan hujan menderu kupercaya

Usai hujan kan terbit pelangi indah ku dinanti

(Chorus)

Ku coba kuatkan

Hati yang gelisah menantimu

Ku tak mampu diam

Ku tak mampu menahan rasa rindu

Ku coba kuatkan

Hati yang gelisah menantimu

Ku tak mampu diam

Ku tak mampu menahan rasa rindu

Melihat pelangi

Melihat pelangi

Melihat pelangi

Yang kunantikan

Melihat pelangi

Melihat pelangi

Melihat pelangi

Yang kunantikan

(Closing)

Ku tau bahwa, suatu saat nanti pasti akan datang pelangi

pasti