kumparan
29 Mei 2019 13:09

Girls, Ini Cara yang Benar untuk Membersihkan Diri Saat Menstruasi

Ilustrasi menstruasi
Ilustrasi menstruasi Foto: Thinkstock
Menstruasi menjadi tamu langganan tiap bulan buat para cewek. Ketika mengalami menstruasi, kamu perlu memberi perhatian ekstra, nih, untuk membersihkan diri dari darah yang keluar.
ADVERTISEMENT
Menurut dr. Dyana Safitri Velies, SpOG di acara 'Aksi Remaja untuk Peduli Menstruasi dalam Peringatan Menstrual Hygiene Day', Kuningan, baru-baru ini, untuk menjaga kebersihan vagina pada dasarnya enggak jauh berbeda, ketika lagi menstruasi atau enggak.
"Air bersih dan mengalir aja cukup, dan bagian luar vagina aja yang dibasuh. Jangan lupa bagian samping (selangkangan) juga dibersihkan dari noda-noda darah. Kemudian keringkan dengan tisu atau handuk," jelasnya.
Ingat, ya, kalau kamu memakai handuk untuk membersihkan vagina, pastikan setelahnya digantung supaya kering. Sebab, handuk yang lembab bisa mengakibatkan jamur.
Terus, apakah perlu untuk menggunakan sabun ketika membersihkan diri saat menstruasi?
dr. Dyana menjelaskan, sebenarnya enggak memakai sabun bukan masalah. Justru beberapa sabun bisa menyebabkan rasa nyeri di vagina, lho.
ADVERTISEMENT
"Sabun pembersih itu preferensi. Berdasarkan ilmunya, di vagina memang ada bakteri karena enggak perlu terlalu steril. Yang penting bersih dan kering di bagian luar vagina. Cara membersihkannya juga harus benar, yakni dari depan ke belakang. Karena, kan, anus lebih kotor," lanjut dia.
Selain membersihkan diri dengan air, ketika menstruasi kamu disarankan untuk mengganti pembalut dalam rentang waktu 4 sampai 6 jam sekali, girls. Tapi dr. Dyana menambahkan, sebelum mengganti pembalut ada baiknya dikira-kira dulu apakah penuh dengan darah atau enggak.
"Di diary menstruasi, selain untuk mengetahui siklus bulanan, perlu juga mencatat berapa banyak pembalut yang dihabiskan dalam satu hari. Empat sampai lima pembalut penuh dalam sehari artinya menstruasi terlalu banyak. Tapi bukan berarti karena ada penyakit. Bisa juga karena stres atau terlalu lelah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan