Indie Folk, K-Pop, dan Dangdut Akan Berkembang Pesat di 2021

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi sedang mendengarkan musik favorit. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi sedang mendengarkan musik favorit. Foto: Shutterstock

Pengamat musik Wendi Putranto mengatakan akan ada tiga genre yang berkembang pesat di 2021, yakni indie folk, K-Pop, dan dangdut.

Berkembangnya platform musik digital membuat para musisi indie dari berbagai daerah dapat dengan mudah memasarkan lagunya.

"Di indie masih akan banyak band-band baru yang keluar dengan musik-musik era indie folk," ujar Wendi, dalam konferensi pers bersama JOOX.

Sementara, K-Pop masih bakal punya penggemar dengan jumlah besar di Indonesia. "K-Pop apalagi kuenya semakin besar di sini. Jadi setelah dangdut ada K-Pop dan dibawahnya ada indie. Saya melihat tiga kecenderungan ini di tahun depan," lanjutnya.

Dangdut juga akan kembali menjadi genre favorit, seiring dengan kehadiran penyanyi seperti Via Vallen dan Nella Kharisma yang mempopulerkan genre musik tersebut di kalangan anak muda.

"Kehadiran Via Vallen dan Nella Kharisma yang memudakan dangdut membuatnya jadi tren. Terus dari sisi musik dangdut juga banyak rising star yang mulai keluar belakangan," kata Wendi.

Selain itu, ia memprediksi bahwa genre emo-core akan kembali meramaikan industri musik di dalam dan luar negeri.

Referensi Musik Masyarakat Lebih Luas

Berkembangnya minat kepada tiga tren tersebut juga disebabkan referensi musik masyarakat yang menjadi lebih luas. Tidak hanya sebatas pop, masyarakat mulai mengenal genre yang lebih niche, seperti grime, dancehall, dubstep, noise, death metal, dan lain-lain.

Pergeseran preferensi dan kebiasaan dalam mendengarkan musik ini sedikit banyak merupakan perpanjangan tangan dari kehadiran berbagai platform streaming musik di Indonesia, salah satunya JOOX.

Sejak kemunculannya pertama kali di Indonesia pada 2015 lalu, JOOX menaruh perhatian yang cukup besar terhadap perkembangan musisi Indonesia dengan memberikan porsi lebih besar terhadap musik lokal dari berbagai genre.

"Saya berharap kehadiran platform streaming musik seperti JOOX ini bisa menjadi medium penggerak musisi lokal untuk terus berkarya," tutup Wendi.