Jangan Asal Pilih Prodi, Siswa yang Lulus SNMPTN Tidak Boleh Ikut SBMPTN

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi Ujian Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Ujian Foto: Shutterstock

Para siswa yang telah lolos dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) enggak diperbolehkan untuk ikut mendaftar Ujian Tulis Basis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN).

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Budi Prasetyo, dilansir Antara. Ia menegaskan bahwa siswa yang sudah lulus di SNMPTN enggak diperbolehkan mengikuti SBMPTN.

Ia mengingatkan para siswa yang akan mengikuti SNMPTN 2022 untuk enggak main-main dalam memilih program studi (prodi). Ia menyarankan, program studi yang dipilih memang merupakan program studi yang diminati.

Menurut Budi, hal ini dapat merugikan sekolah dan juga siswa lainnya. “Jangan sampai ketika sudah lulus SNMPTN tidak diambil karena akan merugikan sekolah dan juga siswa lainnya,” ungkap Budi.

LTMPT sendiri telah memberikan bahkan menambahkan kuota SNMPTN untuk sekolah-sekolah berdasarkan akreditasinya. Sekolah yang mendapatkan akreditasi A akan mendapatkan kuota 40 persen terbaik di sekolahnya, sedangkan sekolah dengan akreditasi B mendapatkan 25 persen, hingga sekolah akreditasi C dan lainnya mendapatkan lima persen.

Baik SMA, MA, atau pun SMK yang mendapatkan kuota SNMPTN adalah sekolah yang sudah memiliki NSPN dan juga telah mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sekolah juga harus mengisikan data siswa hanya yang eligible sesuai dengan

Sementara itu, ketua LTMPT, Mochammad Ashari, juga menegaskan siswa-siswa yang lolos SNMPT tapi enggak mengambilnya maka akan merugikan sekolah dan juga adik kelasnya. Ia mengatakan sekolah dari siswa yang menolak mengambil SNMPTN meskipun lulus akan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

“Lebih baik pilih satu program studi saja yang benar-benar diminati dan jika lolos akan diambil,” ungkap Ashari.

SNMPTN merupakan seleksi untuk masuk perguruan tinggi negeri berdasarkan nilai rapor. Bukan hanya nilai rapor, tapi juga prestasi lain yang telah ditetapkan oleh PTN dengan biaya subsidi penuh pemerintah.

Tahapan dari SNMPTN sendiri dimulai dari pengisian PDSS oleh sekolah yang telah dimulai sejak 4 Januari hingga 15 Februari 2022. Sementara untuk registrasi siswa dimulai pada 10 Januari hingga 15 Februari 2022.

Untuk pengisian PDSS, pendaftaran SNMPTN dan UTBK-SBMPTN harus mengisi akun di LTMPT terlebih dahulu. Kamu bisa melakukan registrasi akun LTMPT di portal https://portal.ltmpt.ac.id.

com-UTBK LTMPT Foto: Bank Mandiri

Laporan Afifa Inak