Jangan Grogi, Ini Tips Jawab Pertanyaan Kelemahan Diri saat Wawancara Kerja

Millennialverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Shutterstock

Saat menjalani proses wawancara kerja, kamu mungkin akan sering mendapatkan berbagai macam pertanyaan dari HRD. Salah satunya adalah pertanyaan “apa kekurangan diri Anda?” yang mungkin ditakutkan oleh beberapa orang saat proses wawancara kerja.

Meskipun ini adalah pertanyaan yang cukup sederhana, tapi kalau kamu salah menjawab karena grogi, maka kemungkinan kesempatanmu untuk bekerja di tempat tersebut dapat gagal.

Tapi, tenang. Agar kamu tetap bisa meyakinkan para HRD saat menjawab pertanyaan tersebut, di bawah ini adalah cara menjawab pertanyaan tersebut dengan baik seperti dilansir Kitalulus.

Ilustrasi gagal wawancara kerja. Foto: Shutter Stock

Tips menjawab pertanyaan contoh kekurangan diri saat wawancara

Perlu kamu ketahui, pertanyaan ini bukanlah bertujuan untuk mengetahui benar atau salah. Tapi, HRD ingin mengetahui seberapa besar kamu mengenal dirimu sendiri dan cara kamu berpikir.

Mereka juga ingin melihat apakah kamu akan bersikap terbuka dan juga jujur terutama saat disudutkan dengan pertanyaan yang berat.

Tentu saja, kamu enggak bisa menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan kalau kamu enggak punya kekurangan. Jawaban tersebut dapat membuatmu terlihat sombong di depan para HRD. Namun, jika kamu terlalu banyak menyebutkan kekurangan diri, hal ini juga dapat membuat posisimu akan lebih sulit untuk lolos.

Nah, berikut ini adalah cara menjawab yang baik untuk contoh kekurangan diri.

Beri contoh kekurangan diri yang enggak ada kaitannya dengan pekerjaan

Kamu bisa memilih kekurangan dirimu yang paling enggak berkaitan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Misal, kalau kamu melamar menjadi seorang resepsionis, kamu harus bisa menjawab kalau kekurangan dirimu adalah kurang dalam hal hitung-hitungan.

Setelah kamu menjawab seperti itu, katakan juga kalau kamu sudah berusaha untuk mengembangkan kemampuan numerikmu dengan menonton video belajar di YouTube.

Kelemahan diri bukan berarti meremehkan diri sendiri

Saat ditanya tentang kekurangan diri, kamu harus tetap percaya diri. Enggak perlu merasa malu dengan sesuatu yang enggak kamu kuasai. Selama kamu masih bisa berusaha untuk memperbaikinya dan menjadi pekerja yang lebih baik.

Saat kamu menjelaskan tentang bagaimana kamu memperbaiki diri, ceritakanlah dengan rendah hati tanpa terkesan sombong. Enggak perlu bertele-tele, cukup berikan penjelasan yang memang menerangkan kamu terus berusaha mengatasi kekurangan diri.

Ilustrasi Wawancara Kerja Online. Foto: Shutterstock

Contoh kekurangan diri yang bisa jadi jawaban saat wawancara

Berikut adalah contoh kelemahan diri yang umum dan bisa jadi jawabanmu saat proses wawancara.

Belum punya pengalaman memadai

Contoh kekurangan diri yang satu ini cukup umum. Untuk menutup kekurangan ini, kamu bisa menambahkan kalau kamu terus belajar demi meningkatkan kemampuanmu.

Saat menjelaskan kekurangan ini, pastikan kamu memperlihatkan ketertarikan yang tinggi dengan posisi yang kamu lamar ya. Dengan begitu, HRD akan melihat kalau kamu memang benar serius ingin bekerja dan mengembangkan diri di perusahaan tersebut.

Kurang menguasai bahasa asing

Enggak jarang perusahaan yang meminta karyawannya untuk dapat menguasai beberapa bahasa asing. Meski begitu, kamu tetap bisa menjawab kekuranganmu adalah dalam penguasaan bahasa asing yang masih perlu diasah lagi.

Kamu juga harus jelaskan kalau saat ini kamu masih terus belajar bahasa tersebut melalui kursus online atau dari buku. Dengan begitu, HRD dapat tahu kalau kamu akan ada peningkatan di bahasa asing di kemudian hari.

Kurang percaya diri

Kamu juga bisa mengatakan kalau kamu adalah orang yang kurang percaya diri. Misalnya, kamu lebih suka mengikuti pendapat orang lain sedangkan kamu enggak setuju. Kamu takut untuk mengeluarkan pendapat di depan orang banyak.

Kamu perlu mengimbanginya dengan mengatakan kalau kamu sudah mulai dan berusaha menghilangkan kekurangan tersebut. Jelaskan juga upaya yang telah kamu lakukan.

Terlalu perfeksionis

Perfeksionis juga bisa menjadi kelemahan diri. Enggak jarang orang yang perfeksionis merasa sulit menentukan langkah untuk menyelesaikan tugas. Kalau kamu mau menjawab kelemahanmu adalah perfeksionis, kamu juga bisa memasukkan kesulitan apa saja yang kamu rasakan karena sikapmu itu.

Misalnya, kamu terlalu perfeksionis sehingga sulit dalam mengambil langkah pertama untuk penyelesaian tugas. Kamu juga bisa tambahkan kalau kamu sudah mengubah mindset kamu kalau enggak ada pekerjaan di dunia ini yang sempurna.

Enggan meminta bantuan

Mengerjakan pekerjaan seorang diri memang baik. Tapi, sebagai pekerja profesional, kamu juga harus tahu kapan kamu meminta bantuan. Kalau kamu enggan meminta bantuan, kamu juga harus menjelaskan ke HRD alasan kenapa kamu sadar kalau meminta bantuan adalah hal penting dalam bekerja. Dengan seperti ini, kamu enggak akan terlihat seperti pekerja yang egois.

Laporan Afifa Inak