Jobseeker Harus Tahu, Ini Tips Agar Foto Lamaran Kerja Disukai Recruiter

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi melamar kerja yang disukai recruiter. Foto: Ranta Images/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melamar kerja yang disukai recruiter. Foto: Ranta Images/Shutterstock

Para pelamar kerja alias jobseeker mungkin sudah mengetahui bahwa untuk melamar pekerjaan ada beberapa persyaratan yang perlu dipersiapkan. Seperti surat lamaran, cover letter, serta CV atau resume.

Nah, biasanya, di dalam dokumen tersebut juga akan melampirkan foto dirimu. Foto ini biasanya akan dicantumkan di dalam CV atau resume.

Tapi, bagaimana sih bentuk foto lamaran kerja yang disukai oleh para recruiter? Di bawah ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam foto lamaran kerja seperti dilansir Skillacademy.

Foto lamaran kerja formal

Penggunaan foto di dalam CV ini biasanya menggunakan foto formal. Foto ini banyak digunakan oleh para kandidat pencari kerja. Bentuk dari foto ini juga menampilkan wajah yang menghadap ke depan, tegap, dan mengenakan pakaian rapi.

Biasanya jenis foto ini digunakan untuk melamar pekerjaan yang punya budaya formal seperti perbankan, manufaktur, konstruksi, instansi pemerintah, dan lain-lain.

Jika kamu ingin menggunakan jenis foto ini, kamu bisa mengikuti tips di bawah ini.

1. Pastikan rambut tertata dengan rapi

Ilustrasi Pria berambut rapi. Foto: Dok. Shutterstock

Rambut yang ditata rapi akan membuat wajahmu terlihat dengan jelas. Untuk kamu yang cowok dan punya poni, usahakan agar rambutmu enggak terlalu menutupi dahi, ya. Kamu bisa menyisir rambut ke arah belakang.

Sedangkan, untuk para cewek, bisa menyisir rambut ke samping agar wajahmu enggak tertutupi oleh rambut. Selain itu, untuk kamu yang menggunakan hijab, pastikan hijabmu enggak menutupi bagian wajah ya.

2. Gunakan pencahayaan yang baik

Ilustrasi melamar kerja yang disukai recruiter. Foto: Dean Drobot/Shutterstock

Selain tampilan yang rapi, pastikan fotomu juga punya pencahayaan yang baik. Kamu bisa mengatur pencahayaan yang tepat agar enggak ada bayangan di dalam foto. Klaau kamu menggunakan jasa fotografer profesional, biasanya mereka sudah mengetahui bagaimana posisi cahaya yang tepat untuk foto lamaran kerja formal.

3. Gunakan latar belakang yang sesuai

Bawa berkas dan curriculum vitae saat job fair. Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan

Untuk jenis foto formal, kamu bisa menggunakan foto dengan latar belakang yang sesuai dengan tahun lahirmu. Jika kamu lahir di tahun genap, kamu bisa menggunakan latar foto berwarna biru. Sedangkan, jika kamu lahir di tahun ganjil, kamu bisa menggunakan latar berwarna merah.

4. Hindari menggunakan riasan yang berlebihan

Ilustrasi kacamata. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Enggak sedikit orang yang menggunakan riasan untuk mempercantik tampilannya saat berfoto. Enggak ada yang salah dengan ini. Tapi, jika kamu menggunakan riasan yang berlebihan seperti bedak atau lipstik yang terlalu tebal akan terlihat cukup mengganggu.

5. Pakai jas atau blazer

Ilustrasi pria dari India. Foto: dok. Freepik

Untuk cowok, kamu bisa menggunakan setelan jas, kemeja, dan juga dasi. Sedangkan untuk cewek, kamu bisa menggunakna setelan kemeja dengan blazer.

6. Foto close up cukup sampai dada bagian atas

Ilustrasi foto menggunakan flash. Foto: Shutter Stock

Untuk foto lamaran kerja formal, pastikan fotomu adalah close up bagian wajah ya. Foto tersebut hanya sampai bagian dada ke atas.

7. Pose tegap dan menghadap depan

Ilustrasi hijab tampak rapi seharian. Foto: Shutter Stock

Hal ini juga akan mempengaruhi tampilan fotomu. Saat pemotretan, usahakan pose tubuhmu tegap dan menghadap ke depan. Proses ini sudah cukup menunjukkan tampilan yang profesional dalam foto.

8. Sesuaikan format dan ukuran foto dengan permintaan perusahaan

Ilustrasi melamar kerja yang disukai recruiter. Foto: Blackregis/Shutterstock

Hal yang enggak boleh dilupakan adalah sesuaikan foto yang diminta oleh perusahaan. Biasanya foto yang diminta adlaah ukuran 3 x 4 atau 4 x 6.

Foto Lamaran Kerja Casual

Berbeda dengan foto formal, di foto jenis ini, penampilanmu enggak harus kaku serta menggunakan jas atau blazer. Tapi, yang terpenting di sini adalah tampilan wajahmu masih terlihat dengan jelas.

Biasanya, jenis foto ini ditunjukkan untuk orang-orang yang ingin berkarier di industri kreatif seperti fotografer, content writer, dan lainnya. Kamu juga bisa gunakan foto jenis ini untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang punya budaya lebih santai seperti startup atau perusahaan yang bekerja di bidang kreatif lain.

Di bawah ini adalah tips untuk membuat foto lamaran kerja casual.

1. Wajah tampak jelas

Ilustrasi membuat CV. Foto: Getty Images

Sama dengan foto formal, foto casual juga harus memperlihatkan wajah dengan jelas. Wajah merupakan bagian inti dari foto lamaran kerja sehingga kamu bisa mengatur posisi kepala atau rambut agar enggak menutupi wajah.

2. Dapat menggunakan kacamata

com-Ilustrasi laki-laki sedang berpikir. Foto: Shutterstock

Biasanya, kacamata enggak akan mempengaruhi tampilan dalam foto lamaran kerja. Tapi, yang terpenting adalah kacamata yang digunakan bertujuan memang untuk membantu penglihatan ya bukan kacamata fashion.

3. Pencahayaan yang baik

Ilustrasi lighting di studio foto. Foto: Jorg Greuel/Getty Images

Sama seperti foto formal, di foto untuk lamaran casual ini juga butuh pencahayaan yang baik. Pastikan pencahayaan fotomu dalam kondisi baik ya.

4. Pemilihan latar yang netral atau enggak mengganggu

Ilustrasi lighting di studio foto. Foto: ozgurdonmaz/Getty Images

Salah satu kelebihan dari foto jenis ini adalah enggak terpaku dengan tampilan di latar foto. Tapi, hal ini enggka menjadi alasan untuk kamu menentukan latar foto secara bebas.

Usahakan, latar fotomu enggak mengganggu. Seperti enggak banyak objek atau warna yang serupa dengan pakaian. Kamu juga bisa gunakan efek blur pada latar fotomu supaya tampilanmu semakin jelas.

5. Bisa gunakan pakaian yang santai

com-Ilustrasi Fashion Pria Foto: Shutterstock

Berbeda dengan foto formal, kamu enggak harus menggunakan setelan jas atau blazer. Kamu cukup hanya menggunakan kemeja atau pun kaus. Yang terpenting adalah pakaianmu tetap rapi dan sesuai dengan budaya perusahaan yang ingin kamu lamar.

6. Bisa menerapkan pose

Ilustrasi perempuan selfie Foto: dok.Shutterstock

Selain pakaian yang bebas, kamu bisa menerapkan sedikit pose atau gaya dalam melakukan pemotretan. Kamu bisa berpose sedikit miring ke samping atau sambil tersenyum dengan gestur melipat tangan.

Laporan Afifa Inak