Kemenkes Tambah Kuota Beasiswa Kedokteran dan Fellowship di 2023
·waktu baca 2 menit

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menambah kuota untuk program beasiswa kedokteran dan fellowship 2023. Ada 82 program studi (prodi) yang ditambahkan meliputi 51 program spesialis dan subspesialis, 29 fellowship, dan 2 dokter spesialis kedokteran layanan primer
Penambahan prodi ini difokuskan untuk memenuhi layanan spesialistik seperti kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi, dan kesehatan ibu dan anak (KIA) di seluruh pelosok Aanah Air.
Lewat laman media sosial resmi Instgram Kemenkes RI diinformasikan bahwa pendaftaran program beasiswa ini telah dibuka sejak 9 hingga 23 Desember 2022. Adapun untuk seleksinya akan dimulai pada 23-26 Desember.
"Informasi lengkap seputar pendaftaran, persyaratan, dan ketentuan beasiswa dapat diakses di https://bandikdok.kemkes.go.id," tulis akun @kemenkes_RI.
Untuk kamu yang pengin daftar program tersebut berikut tata caranya:
Wajib mendaftar dan mengunggah dokumen persyaratan secara online melalui portal bandikdok.kemkes.go.id;
Telah memiliki bukti pendaftaran pada program studi spesialis di FK yang dituju;
Membuat surat pernyataan calon peserta Program Bantuan Pendidikan Kedokteran dan Fellowship;
Membuat surat kuasa penyerahan STR;
Telah menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan;
Memilih program studid pada Fakultas Kedokteran yaitu:
Bandikdok PPDS-Subspesialis
Universitas yang memiliki kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, yaitu: FK USK, FK USU, FK UNAND, FK UNSRI, FK UI, FK UNPAD, FK UGM, FK UNS, FK UNDIP, FK UNAIR, FK UNIBRAW, FK UNUD, FK ULM, FK UNHAS, FK UNSRAT
Bandikdok DLP
Fakultas Kedokteran yang telah memiliki kerja sama dengan Kementerian Kesehatan yatu FK UI, FK UNPAD, FK UGM.
Peserta Fellowship memenuhi persyaratan program studi yang diselenggarakan oleh rumah sakit penyelenggara
Pada saat pendaftaran/masa pendidikan, semua calon peserta Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis-Subspesialis tidak sedang proses pindah penugasan/mutasi.
