Kenangan Ridwan Kamil tentang Ginan, Vokalis Jeruji

Pendiri Rumah Cemara sekaligus vokalis band Jeruji, Ginan Koesmayadi, tutup usia di umur 38 tahun. Ginan mengembuskan nafas terakhir pada Kamis (21/6) sekitar pukul 21.00 WIB diduga akibat serangan jantung.
Jenazah Ginan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cibarunai, Kota Bandung, Jumat (22/6), pukul 10.00 WIB.
Ratusan kerabat dan keluarga menghadiri proses pemakaman Ginan. Wali Kota Bandung nonaktif Ridwan Kamil pun nampak menghadiri proses pemakaman Ginan sekaligus menjadi imam salat jenazah.
Ridwan Kamil mengaku sudah kenal lama dengan Ginan. Menurutnya, Ginan merupakan sosok inspirasi anak muda di Bandung. Usahanya mendirikan Rumah Cemara merupakan wujud dari semangat solidaritas kemanusiaan yang dimiliki almarhum.
"Almarhum warga Bandung yang menjadi inspirasi buat saya. Salah satu anak muda yang selalu memberikan ilmunya tentang mencintai manusia. Semangat Rumah Cemara kepada sesama manusia luar biasa," ujar Ridwan Kamil di rumah duka.

Ridwan tak menyangka Ginan pergi begitu cepat. Padahal, ia katakan, 2 minggu sebelumnya ia sempat bertemu dengan almarhum untuk membahas persiapan boxing festival yang menjadi salah satu agenda Rumah Cemara. Pertemuan tersebut, diakui Ridwan, merupakan perjumpaan yang terakhir dengan Ginan.
"Solidaritas kemanusiaannya luar biasa, aura kegembiraan di mana pun dia hadir luar biasa. Semangat pantang menyerah. Tiga nilai sederhana itulah justru saya belajar dari Ginan," puji Ridwan.
Ginan adalah aktivis mantan pecandu narkoba yang pada 2003 bersama teman-temannya mendirikan Rumah Cemara. Rumah Cemara gencar menyuarakan peningkatan kualitas hidup para ODHA (Orang Dengan HIV/IADS), kaum marjinal, dan mantan pecandu narkoba.
Pria yang selalu bersemangat memperjuangkan kaum pinggiran ini juga sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang Homeless World Cup 2011. Sepak bola memang menjadi metode khas kampanye Rumah Cemara dengan menyuarakan tagline Indonesia Tanpa Stigma.
