Kenapa Gigi Sering Ngilu Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya!

27 Maret 2025 13:15 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi gigi ngilu saat buka puasa. Foto: shisu_ka
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gigi ngilu saat buka puasa. Foto: shisu_ka
​Berbuka puasa jadi momen yang dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, bagi sebagian orang, kenikmatan ini kadang terganggu oleh sensasi ngilu pada gigi saat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti air hangat atau es buah.
Apakah kamu juga salah satu yang merasakannya?
Sensasi ngilu tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, terutama perubahan kondisi rongga mulut selama puasa.​

Penyebab Gigi Ngilu Saat Berbuka Puasa

1. Perubahan Suhu yang Drastis

Mengonsumsi makanan atau minuman dengan suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat memicu rasa ngilu pada gigi sensitif. Perubahan suhu yang tiba-tiba menyebabkan ekspansi dan kontraksi pada enamel gigi, yang dapat memicu rasa ngilu.

2. Produksi Air Liur yang Berkurang Selama Puasa

Selama puasa, produksi air liur menurun karena tidak ada asupan makanan atau minuman. Padahal, air liur berfungsi sebagai pelindung alami gigi dengan menetralkan asam dan membersihkan sisa-sisa makanan.
Penurunan produksi air liur dapat meningkatkan risiko sensitivitas gigi dan ketidaknyamanan saat berbuka.

3. Penipisan Enamel Gigi

Ilustrasi gigi ngilu saat minum minuman dingin. Foto: Pormezz/Shutterstock
Enamel adalah lapisan pelindung terluar gigi. Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman asam, serta kebersihan mulut yang kurang, dapat menyebabkan penipisan enamel.
Enamel yang menipis membuat lapisan dentin di bawahnya lebih terekspos, sehingga gigi menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan eksternal. Menurut Mayo Clinic, enamel yang terkikis dapat menyebabkan sensitivitas gigi.

Cara Mengatasi Gigi Ngilu Saat Berbuka Puasa

1. Pilih Menu Berbuka yang Tepat

Menghindari makanan dan minuman dengan suhu ekstrem dapat membantu mencegah rasa ngilu. Memilih menu berbuka yang bersuhu ruangan atau sedikit hangat adalah pilihan bijak.
Misalnya, di The People's Cafe, kamu dapat menikmati berbagai hidangan yang sesuai untuk berbuka tanpa memicu sensitivitas gigi, seperti sup jamur krimi yang disajikan dengan puff pastry atau nasi goreng dengan tekstur lembut, atau minuman tanpa es yang tetap menyegarkan.

2. Gunakan Pasta Gigi Khusus Gigi Sensitif

Pepsodent Sensitive Expert. Foto: dok. Pepsodent
Gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif, yaitu Pepsodent Sensitive Expert yang dapat meredakan ngilu hanya dalam 30 detik. Mengandung tiga bahan aktif yang sudah teruji klinis 100 persen membantu mengurangi gigi ngilu secara cepat dengan menutup tubulus dentin yang terekspos.
Dengan 20 kali bulu lembut, Pepsodent Nano Soft dapat membantu menghilangkan empat lapisan plak, sehingga membersihkan gigi tanpa merusak enamel.
Menariknya untuk mengedukasi soal gigi sensitif, Pepsodent bekerja sama dengan The People's Cafe menawarkan voucher diskon untuk pembelian makanan khusus untuk pengguna produk Pepsodent.
Informasi lebih lanjut mengenai promosi ini dapat diperoleh melalui situs resmi Pepsodent, Instagram @tanyapepsodent atau Instagram The People's Cafe.
Dengan memahami penyebab dan cara mengatasi gigi ngilu saat berbuka puasa, kamu dapat menikmati momen berbuka dengan lebih nyaman tanpa gangguan sensasi ngilu pada gigi. Selamat berpuasa.
Artikel ini dibuat oleh kumparan Studio