Buzz
·
9 Juli 2021 19:42
·
waktu baca 2 menit

Kenapa Milenial Malas Angkat Telepon?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kenapa Milenial Malas Angkat Telepon? (1115654)
searchPerbesar
Ilustrasi Photo by Sunyu Kim from Pexels
Sebagian milenial disebut malas mengangkat telepon. Mereka cenderung mengabaikannya ketika ada panggilan masuk.
ADVERTISEMENT
Kira-kira kenapa, ya?
Well, dilansir IBTimes, sebuah survei menemukan sejumlah alasan utama kenapa beberapa orang yang tergolong generasi milenial bersikap demikian. Selengkapnya simak di bawah ini.
Kenapa Milenial Malas Angkat Telepon? (1115655)
searchPerbesar
Ilustrasi dok mentatdgt/pexels

Telepon menghabiskan waktu

Dari survei yang dilakukan BankMyCell kepada 1.200 warga Amerika Serikat kelahiran 1981-1996 itu, 75 persen responden bilang telepon menghabiskan waktunya.
Apalagi kalau yang menghubungi dianggap orang cerewet. Sebanyak 64 persen dari mereka makin ogah buat menerima panggilannya.
Milenial lebih suka berkomunikasi dengan cepat dan mendapatkan jawaban yang langsung.

Sibuk

Sebanyak 55 persen lainnya enggak mau mengangkat telepon karena banyak urusan. Tiga puluh tujuh persen lainnya menambahkan mereka punya beberapa tanggung jawab di pekerjaan yang harus diperhatikan.

Takut ada yang nguping

Ada lagi 41 persen responden yang menjawab kalau ngobrol di telepon, orang lain bisa menguping percakapan itu. Jadi mending chat aja biar lebih rahasia.
ADVERTISEMENT

Lancang

Sebagian milenial merasa saat ditelepon, aktivitasnya diinterupsi seakan-akan apa yang dia lakukan enggak lebih penting daripada si penelepon.

Menghindari konflik

Ditelepon tiba-tiba bisa memberikan rasa cemas, karena mungkin dapat menempatkan mereka di dalam situasi yang rentan konflik.

Orang-orang yang diabaikan panggilan teleponnya oleh milenial

Hasil survei juga menunjukkan bahwa milenial cenderung lebih sering mengabaikan telepon dari teman dan keluarga.
Sebanyak 29 persen enggak menjawab telepon dari teman-temannya, dan 25 persen lainnya mengabaikan telepon dari keluarga.
Tapi kalau pasangan yang menelepon, sebagian dari mereka gercep buat menerimanya. Cuma 11 persen yang sering mengabaikan telepon dari pacar.
Lebih lanjut peneliti menyebut milenial adalah generasi bisu, karena lebih suka mengirim chat daripada menerima telepon.
ADVERTISEMENT
Bagi beberapa milenial, chatting memungkinkan mereka untuk merespons kapan pun dengan nyaman. Terlebih lagi, mereka bisa langsung ke inti pembicaraan.
Laporan: Afifa Inak