Konser Morrissey di Skotlandia Diwarnai Aksi Walk-Out

Beberapa penggemar Morrissey dikabarkan menggelar aksi walk-out, setelah mantan vokalis The Smiths tersebut 'menyerang' Nicola Sturgeon, Wakil Perdana Menteri Skotlandia dari Partai Nasionalis (SNP) secara verbal.
Dilansir Daily Record, musisi ikonik itu mengungkapkan sentimen politiknya saat menggelar konser di arena SSE Hydro, Glasgow, Skotlandia, pada Minggu (18/2) lalu.
"Saya penasaran. Apakah ada di antara kalian yang benar-benar suka dengan Nicola Sturgeon?” ucap pelantun lagu 'Alma Matters' tersebut di depan para penonton.
Melihat penonton yang mungkin cenderung tidak bereaksi pada apa yang ia katakan sebelumnya, Morrissey lantas melanjutkan perkataannya terkait hal tersebut.
"Tangan-tangan itu (pasti) ada di kantong siapa saja," lanjut dia.
Perkataan Morrissey tampaknya tidak disukai oleh sebagian penggemarnya yang hadir pada konser tersebut. Terlihat dalam beberapa cuitan di Twitter, Morrissey dikabarkan mendapat sorakan, bahkan hingga ada sebagian penonton yang keluar dari arena konser.
Dikutip dari NME, perkataan tersebut lantas menuai beragam reaksi di media sosial. Salah satunya ada yang mengabarkan bahwa sebagian besar penonton meninggalkan konser tersebut setelah Morrissey berbicara tentang hal itu.
"Saya dekat di bagian depan (panggung), banyak penonton yang baru saja pergi," tulis seorang penonton.
Selain itu, salah seorang penonton juga ada yang mengaku ikut meninggalkan konser setelah kejadian tersebut.
"Kalau bukan karena harga tiket yang mahal, saya sudah ada di luar sana bersama mereka yang keluar dari bagian (tempat duduk)," tulis seorang penonton lain.
Ini bukan yang pertama kali bagi musisi tersebut untuk ikut terlibat dalam isu politik yang terjadi di Britania Raya. Morrissey sebelumnya juga cukup vokal mendukung kampanye Brexit dan Partai Kemerdekaan Inggris (UKIP).
